Kuala Kapuas (ANTARA) - Banjir bandang yang terjadi di Desa Tumbang Manyarung, Kecamatan Mandau Talawang, Kabupaten Kapuas, Kalimantan Tengah, pada Rabu (20/8) lalu, mengakibatkan ada sebanyak 719 jiwa dan 210 kepala keluarga (KK) terdampak.

Kepala Pelaksana BPBD Kapuas, Pangeran S Pandiangan, di Kuala Kapuas, Jumat, mengatakan pihaknya menerima data di Desa Tumbang Manyarung, Kecamatan Mandau Talawang, ada tiga RT yang terendam, dengan jumlah KK 210 terdampak.

"Dari 210 KK itu ada sekitar 719 jiwa terdampak banjir. Tak hanya itu, ada banyak juga rumah dan fasilitas umum yang turut terdampak banjir," beber dia.

Dikatakan, sebanyak 39 bangunan rumah warga mengalami rusak berat, dan 18 rumah mengalami rusak ringan. Sedangkan fasilitas umum yang terdampak ada sebanyak 16 buah, yang terdiri dari bangunan sekolah 3 unit, rumah ibadah 5, fasilitas kesehatan 2, balai desa 1, akses jalan 4 titik, pelabuhan desa 1, poskamling 2, tangga umum 2 dan surat berharga.

"Itu data sementara yang kami terima. Saat ini pun kami masih terus melakukan pendataan di lapangan," tambah Pangeran.

Adapun kronologis bencana banjir bandang sendiri, diperkirakan akibat curahan hujan yang cukup tinggi dalam beberapa hari terakhir, dan menyebabkan luapan daerah aliran sungai (DAS) Mandaun meluap, sehingga mengalami debit air yang cukup tinggi mencapai enam meter terjadi pada Rabu (20/8), sekitar pukul 09.00 WIB. Kemudian, pada hari Kamis (21/8) pagi, sekitar pukul 05.00 WIB debit air mulai beransur-ansur adanya penurunan.

Baca juga: Pelajar di Kapuas antusias ikuti PWI Goes To School

"Kondisi terkini, aktivitas masyarakat mulai berjalan seperti biasa, dan dari hasil kunjungan rumah ke rumah tidak di temukannya orang sakit ataupun korban jiwa akibat banjir," tandas Pangeran.

Sebelumnya, bantuan logistik bagi warga terdampak banjir bandang, telah disalurkan pemerintah daerah kepada warga diantaranya makanan cepat saji seperti, mie instan, sarden, gula, selimut dan lainnya.

Baca juga: Pemkab Kapuas kirim bantuan logistik pendahuluan untuk korban banjir

Baca juga: Banjir bandang di Kapuas landa sembilan desa

Baca juga: Bupati Kapuas dukung penuh pengelolaan sampah terintegrasi