Pulang Pisau (ANTARA) - Wakil Bupati Pulang Pisau, Kalimantan Tengah Ahmad Jayadikarta mengatakan ekonomi syariah saat ini bukan sekadar alternatif, melainkan arus utama dalam membangun sistem ekonomi berkeadilan, berkelanjutan, serta membawa kemaslahatan.
“Pemerintah pusat menaruh perhatian besar terhadap pengembangan ekonomi syariah melalui berbagai instrumen, termasuk perbankan syariah, pasar modal syariah, serta industri halal,” kata Ahmad Jayadikarta di Pulang Pisau, Rabu.
Dia juga mengingatkan jajaran pengurus daerah Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) Pulang Pisau yang baru dilantik agar mampu menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab, serta memberi manfaat besar dalam mendorong tumbuhnya ekonomi syariah.
“Pengurus MES harus menjadi motor penggerak dalam memperkuat ekonomi syariah, sehingga masyarakat Pulang Pisau bisa merasakan langsung manfaatnya,” tegasnya.
Dia menekankan tiga hal penting yang perlu menjadi perhatian bersama, yaitu peningkatan literasi dan inklusi keuangan syariah, pemanfaatan potensi lokal, serta kolaborasi lintas sektor melibatkan pemerintah, swasta, dan masyarakat secara lebih optimal.
Baca juga: Ketua DPRD Pulang Pisau ingatkan anggota bijak gunakan medsos
Dirinya juga menyampaikan keberadaan MES merupakan instruksi dari pusat dan sejalan dengan program prioritas nasional yang termasuk dalam Asta Cita Presiden Republik Indonesia.
“Terbentuknya MES di Pulang Pisau, kami berharap ada gerakan nyata yang bisa mendorong ekonomi masyarakat,” katanya.
Sekretaris Umum Pengurus Wilayah MES Kalimantan Tengah Heru Hidayat menyampaikan apresiasi atas langkah MES Kabupaten Pulang Pisau.
Dirinya mengatakan, dukungan pemerintah daerah menjadi semangat baru dalam pengembangan peran MES membangun ekonomi yang bermanfaat.
“Ini menjadi energi positif agar kita bersama-sama berkomitmen mengembangkan ekonomi syariah yang lebih kuat untuk masyarakat luas,” jelasnya.
Ia menjelaskan, fokus utama MES dalam pengembangan ekonomi syariah di daerah adalah pemberdayaan UMKM, sertifikasi halal, serta membangun sistem simpan pinjam berbasis syariah yang tidak memberatkan dan tidak mengandung unsur riba sama sekali.
“Mekanisme simpan pinjam berbasis syariah harus jelas, tidak merugikan, dan tidak menjerat masyarakat seperti pinjaman online ilegal,” tegasnya.
Ketua Pengurus Daerah MES Pulang Pisau Bahrianoor menyatakan keberadaan MES menjadi tantangan sekaligus peluang.
“Kami ingin memberikan warna berbeda melalui konsep syariah. Bukan hanya soal finansial, tetapi juga aspek keadilan dan kesejahteraan yang menyeluruh bagi masyarakat, sesuai dengan prinsip dasar ekonomi syariah,” katanya.
Baca juga: Bupati Pulpis: Gerakan pangan murah bantu masyarakat dan tekan inflasi
Baca juga: Wabup Pulang Pisau pastikan harga bahan pokok masih stabil
Baca juga: Ojo Dumeh boyong piala bergilir bola voli Bupati Cup 2025