Kuala Kurun (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Gunung Mas (Gumas), Kalimantan Tengah menilai Puskesmas Kurun memiliki pencapaian dan pelaporan terefektif se-kabupaten setempat, dalam penggunaan aplikasi integrasi Sistem Informasi Keluarga (SIGA) dan Sistem Informasi Rantai Pasok Alat dan Obat Kontrasepsi (SIRIKA) tahun 2025.

Bupati Gumas Jaya S Monong melalui Kepala Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak  (DP2KBP3A) Rina Sari saat dihubungi dari Kuala Kurun, Senin, mengatakan integrasi SIGA-SIRIKA merupakan penggabungan aplikasi untuk memudahkan pemantauan dan pengelolaan data yang lebih akurat dan terintegrasi, khususnya dalam rantai pasok alat kontrasepsi.

“Jika puskesmas aktif melapor, maka alat kontrasepsi selalu tersedia sehingga pelayanan kepada masyarakat dapat berjalan baik. Sebaliknya jika puskesmas tidak aktif melapor, bisa saja alat kontrasepsi mereka sempat kehabisan di satu masa, sehingga pelayanan kepada masyarakat harus menunggu alat kontrasepsi tersedia,” ungkapnya.

Selama ini, tuturnya, Puskesmas Kurun aktif menyampaikan pencapaian dan pelaporan terkait kelayakan KB melalui aplikasi SIGA-SIRIKA. Dengan demikian, pelayanan KB di puskesmas tersebut dapat berjalan dengan baik.


Baca juga: Desa Tumbang Lapan dinilai Kampung KB terbaik 2025 se-Gumas

Ia pun berharap ke depan puskesmas-puskesmas lain bisa meningkatkan keaktifan mereka dalam mengisi aplikasi SIGA-SIRIKA, demi peningkatan pelayanan KB kepada masyarakat di kabupaten bermoto ‘Habangkalan Penyang Karuhei Tatau’.

Sebagai bentuk apresiasi, Pemkab Gumas melalui DP2KBP3A memberikan piagam penghargaan kepada Puskesmas Kurun. Piagam diserahkan langsung oleh Bupati Jaya S Monong kepada Kepala Puskesmas Vera Crista di Kuala Kurun, Kamis (4/9).

Terpisah, Kepala Puskesmas Kurun Vera Crista mengucapkan terima kasih kepada DP2KBPPPA Gumas dan seluruh jajaran pemerintah, yang selalu memberikan dukungan, bimbingan dan kepercayaan kepada mereka.

“Dengan adanya pencapaian penghargaan ini menjadi motivasi bagi kami, untuk terus meningkatkan kualitas layanan, memperkuat akuntabilitas, serta meningkatkan pemanfaatan teknologi di bidang kesehatan,” demikian Vera.

Baca juga: Generasi muda Gumas diharap sosialisasikan SAPA 129

Baca juga: Bupati Gumas minta OPD persiapkan penyusunan laporan keuangan 2025

Baca juga: Bupati apresiasi peran camat sukseskan Harganas Gunung Mas