
SMAN 1 Sepang dipercaya jadi Sekolah Model PM dan KKA

Kuala Kurun (ANTARA) - SMAN 1 Sepang, Kabupaten Gunung Mas, Kalimantan Tengah dipercaya menjadi pelaksana Program Sekolah Model Implementasi Pembelajaran Mendalam (PM) serta Koding dan Kecerdasan Artifisial (KKA).
“Di Kalteng ada dua SMA yang dipercaya Direktorat Jenderal PAUD, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah untuk menjadi Sekolah Model Implementasi PM dan KKA. Salah satunya kami,” ucap Kepala SMAN 1 Sepang Suyono saat dihubungi dari Kuala Kurun, Rabu.
Program Sekolah Model Implementasi PM dan KKA bertujuan untuk meningkatkan kualitas pendidikan, dengan memperkenalkan pendekatan pembelajaran yang lebih mendalam dan berbasis teknologi.
Ia menyebut, di era perkembangan teknologi saat ini, literasi digital dan kemampuan numerasi bukan lagi sebuah pilihan, melainkan suatu keharusan.
Melalui program Pembelajaran Mendalam, sekolah akan melatih peserta didik untuk tidak sekadar menghafal, tetapi juga menganalisis, mencipta, dan memecahkan masalah.
Ditambah dengan KKA, SMAN yang terletak di Kelurahan Sepang Simin, Kecamatan Sepang itu berkomitmen membekali peserta didik agar mampu menjadi inovator di masa depan.
Baca juga: Ibunda Guru figur strategis dukung kiprah pendidik di Gunung Mas
Peluncuran SMAN 1 Sepang sebagai Sekolah Model Implementasi PM dan KKA dilakukan pada Selasa (5/5). Turut hadir perwakilan Dinas Pendidikan Kalteng, Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) Kalteng, Balai Guru dan Tenaga Kependidikan (BGTK) Kalteng, dan pemangku kepentingan lainnya.
“Peluncuran juga dirangkai dengan deklarasi sekolah aman dan nyaman yang dilakukan para pemangku kepentingan,” beber Suyono.
Menurutnya, inovasi dan teknologi secanggih apapun tidak akan berdampak maksimal, jika peserta didik belajar di sekolah dengan rasa cemas. Oleh sebab itu, SMAN 1 Sepang berkomitmen menghadirkan zona yang bebas dari perudungan, intoleransi, dan kekerasan.
Di sisi lain, SMAN 1 Sepang bertekad menjawab tuntutan lulusan yang semakin kompleks, di mana kualitas tidak lagi semata diukur dari nilai akademik, melainkan dari keutuhan karakter dan kompetensi.
Untuk itu, delapan dimensi Profil Lulusan akan diperkuat, yakni keimanan, kewargaan, kreativitas, penalaran kritis, komunikasi, kemandirian, kesehatan, dan kolaborasi.
SMA Negeri 1 Sepang tidak dapat berjalan sendiri. Oleh sebab itu, pada kesempatan tersebut juga dilakukan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) dan komitmen bersama dengan berbagai mitra strategis.
Ia menegaskan, dukungan dari Dinas Pendidikan, BGTK, BPMP, orang tua peserta didik, dan para pemangku kepentingan lainnya menjadi penggerak utama keberhasilan program.
Kegiatan semakin bermakna karena dirangkaikan dengan pelepasan siswa kelas XII, di mana dilakukan prosesi apresiasi dan pengalungan medali bagi peserta didik berprestasi.
“Saya harap mereka bisa menjadi generasi yang membawa nilai-nilai kebaikan, menjaga nama baik almamater, dan terus menggapai cita-cita setinggi langit,” demikian Suyono.
Baca juga: DPRD Gunung Mas uji publik dua raperda
Baca juga: Tiga peserta bersaing dalam seleksi Direktur Perumdam Maruang Duhung
Baca juga: Wabup apresiasi prestasi pelajar Gumas di ajang SIRC
Pewarta : Chandra
Uploader: Admin 2
COPYRIGHT © ANTARA 2026
