Puruk Cahu (ANTARA) - Pemkab Murung Raya, Kalimantan Tengah melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (DP3ADALDUKKB) terus melakukan penguatan terhadap Forum Partisipasi Publik untuk Kesejahteraan Perempuan dan Anak (Puspa) kabupaten setempat.
”Melalui kegiatan Advokasi dan Penguatan Forum Puspa Kabupaten Murung Raya ini untuk memastikan adanya koordinasi dan sinkronisasi pelaksanaan kebijakan, program, dan kegiatan pencegahan kekerasan, serta peningkatan kualitas hidup perempuan dan anak,” kata Pelaksana Tugas Kepala DP3ADALDUKKB Murung Raya, Lynda Kristiane melalui Kepala Bidang Pemberdayaan Perempuan (PP) dan Pengarusutamaan Gender (PUG), Napi di Puruk Cahu.
Kegiatan advokasi ini melibatkan organisasi perempuan, organisasi keagamaan perempuan, tokoh perempuan, akademisi perempuan, pengusaha perempuan, organisasi profesi, pelaku usaha serta pihak terkait yang dilaksanakan di Aula Sekretariat Daerah Gedung A di Puruk Cahu, Selasa (25/11).
Dalam kesempatan itu, Napi menyampaikan, kegiatan itu untuk menciptakan lingkungan dengan hak-hak perempuan dan anak terpenuhi, terlindungi, dan terjamin kesejahteraannya. Tentu pada akhirnya mendukung terwujudnya Kabupaten Layak Anak (KLA).
”Selain itu untuk mewujudkan desa atau kelurahan yang ramah perempuan dan peduli anak serta terwujudnya kesetaraan gender dan perlindungan anak di Kabupaten Murung Raya. Adapun narasumber dari kegiatan berasal Forum Puspa Kalimantan Tengah dan Ketua Forum Puspa Kabupaten Murung Raya.,” tambah Napi.
Baca juga: Pemkab lepas Kontingen Murung Raya ikuti Festival TIK
Sementara itu Ketua Forum Puspa Murung Raya, Dina Maulidah menyampaikan tujuan dari kegiatan itu tidak lain adalah untuk mengadvokasi masyarakat menuju kesejahteraan perempuan dan anak di Murung Raya.
Selain itu, diharapkan dapat meningkatkan kapasitas dan efektivitas kerja Forum Puspa yang akan dibentuk agar dapat menjalankan tugas dan fungsinya secara maksimal, termasuk dalam penyusunan program kerja.
Dalam kesempatan itu juga, Dina yang juga merupakan Wakil Ketua I DPRD kabupaten setempat berharap melalui kegiatan itu bisa menjadi wadah untuk menggalang dan mensinergikan partisipasi publik dari berbagai latar belakang keilmuan dan profesi dalam upaya pembangunan pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak.
”Selain itu adanya advokasi ini bisa meningkatkan pemahaman terkait pentingnya keterlibatan masyarakat atau publik untuk kesejahteraan perempuan dan anak, khususnya di Murung Raya ini,”ungkap Dina lagi.
Sementara itu kegiatan itu sendiri dibuka oleh Bupati Murung Raya, Heriyus melalui Asisten III Setda Murung Raya, Andry Raya. Dalam kesempatan itu juga Dina Maulidah kembali dipercaya memimpin kembali Forum Puspa Kabupaten Murung Raya periode 2026-2029.
Baca juga: Puluhan pasangan di Murung Raya ikuti isbat nikah keliling
Baca juga: Ketua DPRD Murung Raya apresiasi Muhammadiyah konsisten dukung pembangunan daerah
Baca juga: Ketua DPRD Murung Raya ingatkan Pilkades PAW harus taat aturan