Nanga Bulik (ANTARA) - Bupati Lamandau, Kalimantan Tengah Rizky Aditya Putra mengatakan evaluasi kinerja camat pada akhir tahun menjadi momentum penting dalam mengukur capaian program, sekaligus mengidentifikasi berbagai persoalan yang masih perlu dibenahi bersama.

Bupati mengingatkan para camat bersiap menghadapi persoalan pertanahan yang diperkirakan semakin kompleks di tahun 2025.

"Kami mendorong penyelesaian sengketa lahan dilakukan terlebih dahulu di tingkat kecamatan," katanya.

Menurutnya apabila bisa diselesaikan di tingkat camat, maka tidak perlu sampai ke bupati. Tetapi apabila belum tuntas, barulah kemudian dapat menempuh jalur hukum.

Baca juga: Posyandu di Belantikan Raya diproyeksikan jadi pusat layanan terpadu berbasis enam SPM

Hal ini telah ia sampaikan saat gelaran evaluasi kinerja camat triwulan IV tahun 2025 belum lama ini. Dia mengatakan, kinerja pemerintah tak hanya dinilai dari tingkat penyerapan anggaran, tetapi juga dari keluaran serta dampak nyata yang dirasakan masyarakat.

“Masih ada sejumlah pekerjaan rumah yang harus kita selesaikan bersama, terutama memastikan setiap program benar-benar memberi manfaat langsung bagi masyarakat,” jelasnya.

Bupati juga meminta para camat melakukan evaluasi hingga ke tingkat bawah, khususnya terkait penyaluran bantuan serta pemahaman masyarakat terhadap program Universal Health Coverage (UHC) yang dinilai masih belum merata.

Selain itu, para camat diharapkan aktif melakukan sosialisasi terkait koperasi, ketahanan pangan, serta pembangunan infrastruktur jalan yang berdampak langsung terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Rizky menekankan kepuasan masyarakat menjadi indikator utama keberhasilan penyelenggaraan pemerintahan daerah. Oleh karena itu, koordinasi antara perangkat daerah dan camat, khususnya pada sektor pendidikan dan kesehatan, perlu terus diperkuat.

Baca juga: Hari Desa Nasional 2026, Belantikan Raya tegaskan peran strategis desa

Baca juga: Akademisi: Pengendalian hama terpadu kunci tingkatkan produksi kelapa sawit

Baca juga: Lamandau Exotic Borneo langkah strategis menuju pariwisata nasional hingga internasional