Puruk Cahu (ANTARA) - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Murung Raya, Kalimantan Tengah melalui Komisi III melakukan kunjungan lapangan dalam rangka monitoring sekaligus mengevaluasi program pembangunan tahun anggaran 2025 di 10 organisasi perangkat daerah (OPD).
”Kunjungan ke lapangan itu kami laksanakan sejak Senin (19/1) sampai Kamis (22/1) besok,” kata Ketua Komisi III Murung Raya, Mahyono saat di Dinas Sosial, Rabu.
Kantor perangkat daerah yang dikunjungi yaitu Dinas Sosial, BKAD, Distransnaker, DPMPTSP, Dinas Koperasi Usaha Kecil dan menengah Perdagangan, Dinas Ketahanan Pangan, Badan Pendapatan Daerah, Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Pertanian dan Perikanan serta Sekretariat Dewan.
Mahyono menjelaskan, kunjungan sekaligus evaluasi itu merupakan agenda DPRD yang sudah terjadwal di masa sidang I tahun 2026 untuk melakukan rapat kerja komisi DPRD bersama mitra kerja OPD, sekaligus juga melaksanakan fungsi pengawasan legislatif.
Baca juga: Korupsi dana desa, Mantan Kades Olung Ulu ditangkap polisi
”Untuk agenda dalam kunjungan lapangan ini kami dari Komisi III DPRD Murung Raya ingin mengetahui sejauh mana realisasi fisik serta keuangan di tahun anggaran 2025 di OPD yang kami datangi serta evaluasi hasil pemeriksaan maupun tindak lanjut atas rekomendasi hasil pemeriksaan BPK RI tahun 2025,” ungkap Mahyono.
Selain itu DPRD ingin melihat secara langsung pelayanan publik atau urusan wajib sesuai dengan tugas dan fungsi dari OPD itu sendiri.
”Selain itu juga penting juga kami tinjau terkait proyeksi pendapatan daerah yang sudah direalisasikan di tahun 2025 sebagai acuan untuk menetapkan target yang lebih akurat pada tahun 2026 ini,” tambah Mahyono.
Sementara itu dalam kunjungan kerja lapangan itu ketua beserta anggota dari Komisi III DPRD Murung Raya disambut langsung oleh kepala OPD masing-masing beserta bidang-bidang terkait.
Baca juga: Wabup Murung Raya ikuti seleksi Ketua DPW PKB Kalteng
Baca juga: Wabup ingatkan penyusunan RDTR Laung Tuhup harus permudah layanan perizinan
Baca juga: Pemkab Murung Raya bentuk TRC-PB Muratana optimalkan antisipasi bencana