Puruk Cahu (ANTARA) - Usai diumumkan sebagai Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PKB Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) untuk masa bakti 2026–2031 oleh DPP PKB Pusat, Rahmanto Muhidin mengumumkan struktur periode untuk masa bakti 2026–2031.

"Sementara untuk sekretaris adalah H. Wiwin Susanto dan Reno sebagai bendahara. Habib Ismail bin Yahya ditetapkan sebagai Ketua Dewan Syuro dan KH. Achmad Nasiri sebagai Sekretaris Dewan Syuro," kata Rahmanto kepada ANTARA saat berada di rumah jabatan Wakil Bupati Murung Raya di Puruk Cahu, Sabtu (24/1) malam.

Menurut Wakil Bupati Murung Raya itu, penetapan dirinya sebagai Ketua DPW PKB setelah melewati dua tahap uji kompetensi dan kemampuan (UKK) yang dilakukan oleh DPP PKB pusat yang dilaksanakan pada 22-23 Desember 2025 dan 9-14 Januari 2026.

Baca juga: Wabup Murung Raya ikuti seleksi Ketua DPW PKB Kalteng

Dikatakan Rahmanto, pada saat musyawarah wilayah PKB Kalteng pada 18 Desember 2025 lalu di Palangka Raya, muncul lima nama yang diusulkan sebagai calon ketua DPW PKB selanjutnya, yaitu dirinya, Habib Ismail, H Gogo Purman Jaya, Wiwin Sutanto, dan Pipit Setyorini.

"Akan tetapi pada saat UKK di Jakarta, Habib Ismail mengundurkan diri dan hanya empat orang yang mengikuti tahap itu," jelas Rahmanto.

Adapun kepengurusan DPW PKB Kalteng periode 2026-2031 menurut Rahmanto, sudah ditetapkan melalui surat keputusan (SK) DPP nomor 7890/DPP/01/2026 tentang penetapan dan komposisi pengurus DPW Kalteng.

Baca juga: Pemkab Murung Raya komunikasikan masalah kelangkaan BBM ke Pertamina

Rahmanto mengatakan, bahwa dirinya sebagai Ketua DPW PKB Kalteng diberi arahan oleh DPP agar mampu menjadikan PKB politik kehadiran, yang artinya semua kader yang berada di eksekutif maupun legislatif harus mampu hadir ditengah kesusahan masyarakat.

"Seperti hadir ditengah-tengah bencana, hadir ditengah ketidaknyamanan warga Kalteng. Hadirnya juga melalui kebijakan yang pro atau berpihak kepada rakyat," tambah Rahmanto.

Untuk pelantikan pengurus DPW PKB se Indonesia termasuk di Kalteng, Rahmanto menyampaikan akan dilaksanakan pada 1-3 Februari 2026 secara serentak di Jakarta, yang sebelumnya dirangkai dengan kegiatan pendidikan politik yang disebut dengan akademi politik kebangsaan (Akpolbang).

Baca juga: Wabup Murung Raya sebut Mimbar Publik PWI dan SMSI untuk perbaikan pembangunan

Baca juga: Pemkab Murung Raya kejar peningkatan kontribusi PAD sektor pertambangan

Baca juga: Pemkab Murung Raya realisasikan hadiah umrah 59 peserta STQ