Kuala Kapuas (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Kapuas, Kalimantan Tengah, melakukan pembahasan verifikasi tumpang tindih lokasi Program Cetak Sawah Rakyat agar permasalahannya segera selesai.
“Rapat pembahasan ini, untuk memverifikasi adanya tumpang tindih lokasi antara rencana pelaksanaan program cetak sawah rakyat dengan perizinan yang telah ada, sehingga diperlukan sinkronisasi data, pemetaan teknis, serta kejelasan batas lokasi agar pelaksanaan program dapat berjalan sesuai ketentuan,” kata Sekda Kapuas, Usis I. Sangkai, saat memimpin rapat di Aula Dinas Pertanian setempat, Kamis.
Dalam arahannya, Usis menegaskan agar perangkat daerah terkait segera menindaklanjuti hasil rapat dan bergerak cepat melakukan verifikasi lapangan, pencocokan data, serta koordinasi teknis lintas sektor. Langkah tersebut dinilai penting untuk memastikan lokasi program cetak sawah rakyat tidak menimbulkan permasalahan di kemudian hari.
Baca juga: Beras Siam Arjuna Kapuas resmi berindikasi geografis
Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Kapuas, Edi Dese, menyampaikan bahwa Pemkab Kapuas, termasuk Bupati Kapuas, memberikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan program cetak sawah rakyat sebagai bagian dari upaya penguatan ketahanan pangan daerah.
“Dukungan tersebut juga diwujudkan melalui koordinasi dengan kementerian terkait, termasuk audiensi dan kunjungan lapangan untuk memastikan kesiapan lokasi dan pelaksanaan kegiatan,” ujarnya.
Melalui rapat koordinasi ini, pemerintah daerah setempat berharap permasalahan tumpang tindih lokasi dapat segera diselesaikan melalui langkah-langkah teknis dan administratif yang terkoordinasi, sehingga pelaksanaan program cetak sawah rakyat dapat berjalan optimal dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Turut hadir dalam rapat tersebut, perwakilan TNI dari Kodim 1011/Kuala Kapuas, perwakilan Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya, perwakilan PT Lifere Agro Kapuas, pejabat teknis terkait di lingkungan Dinas Pertanian, serta undangan lainnya.
Baca juga: Kepala Damkar Kapuas pastikan segera bayar gaji pegawai tertunggak
Baca juga: Residivis narkoba kambuh, gasak perhiasan warga Kapuas
Baca juga: Musrenbang Kecamatan Pulau Petak hasilkan 36 usulan prioritas infrastruktur