Sukamara (ANTARA) - Kabupaten Sukamara, Kalimantan Tengah, masih dihadapkan pada ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla), bahkan sepanjang 2026 ini tercatat sudah sekitar 85 hektare lahan terbakar.

"Tim kami bergerak aktif melakukan pemadaman di setiap titik yang terdeteksi. Dibantu juga dari instansi Manggala Agni Daops Kalimantan III/Pangkalan Bun dan KPHP Sukamara Lamandau," kata Kepala Pelaksana BPBD Sukamara, Supandi, melalui Kasi Kedaruratan dan Logistik, Yudhi Setyawan Putra di Sukamara, Jumat.

Data dari BPBD Sukamara menunjukkan sebaran titik panas (hot spot) muncul di sejumlah kecamatan. Namun, grafik kebakaran paling menonjol terjadi di wilayah pesisir yang memiliki karakteristik lahan yang rentan.

Tim reaksi cepat terus bersiaga penuh dan bergerak aktif di lapangan untuk menjinakkan api. Setiap ada laporan kebakaran lahan, tim langsung bergerak cepat memadamkannya agar kebakaran tidak sampai meluas.

Baca juga: Festival Ramadhan dukung pelaku UMKM Sukamara 'naik kelas'

"Tantangan di lapangan cukup beragam, namun prioritas utama adalah lokalisir api agar tidak merembet," tambah Yudhi.

Merespons angka kebakaran yang cukup tinggi di awal tahun ini, Pemkab Sukamara melalui BPBD menyampaikan imbauan kewaspadaan kepada masyarakat dan pelaku usaha perkebunan. Warga juga diminta untuk meningkatkan kesadaran dan menghentikan kebiasaan lama dalam mengolah tanah.

BPBD Sukamara juga mengajak masyarakat untuk segera melapor jika melihat kepulan asap atau aktivitas pembakaran lahan di lingkungannya. Pengawasan ketat akan terus dilakukan, mengingat cuaca yang mulai tidak menentu dan potensi kekeringan yang dapat memicu kebakaran lebih luas di bulan-bulan mendatang.

"Kami sangat mengharapkan kerja sama warga. Dilarang keras membuka atau membersihkan lahan dengan cara dibakar, karena dampaknya sangat merugikan, baik dari sisi ekonomi maupun kesehatan akibat asap yang ditimbulkan," demikian Yudhi.

Baca juga: Bupati Sukamara lantik Sunardi menjadi Sekda definitif

Baca juga: Kakanwil: Pembangunan tembok upaya penguatan sistem keamanan di Lapas Sukamara

Baca juga: Bupati Sukamara bangga bisa hadiri syukuran panen padi di Desa Pasir