Muara Teweh (ANTARA) - Wakil Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Barito Utara, Naruk Saritani, menegaskan dukungannya terhadap peningkatan akses komunikasi dan jaringan internet di Kecamatan Lahei melalui pembangunan tower Base Transceiver Station (BTS) di Desa Muara Bakah, yang telah masuk dalam perencanaan pelaksanaan tahun anggaran 2026.
Menurutnya, pembangunan infrastruktur telekomunikasi menjadi prioritas strategis untuk mendorong pemerataan layanan digital dan mempercepat transformasi ekonomi di desa-desa.
“Kami menyambut baik rencana pembangunan tower BTS di Desa Muara Bakah. Peningkatan akses komunikasi akan membuka peluang baru bagi pendidikan, layanan publik, dan kegiatan ekonomi masyarakat. DPRD akan mendukung penuh agar proyek ini berjalan lancar sesuai rencana,” ujar Naruk di Muara Teweh, Rabu (11/2).
Ia juga menekankan pentingnya peran pemerintah desa dan masyarakat dalam mendukung pelaksanaan proyek, termasuk penyediaan lahan yang dibutuhkan untuk pembangunan tower. Menurutnya, sinergi antara pemerintah daerah, DPRD, dan masyarakat sangat menentukan keberhasilan program tersebut.
Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, dan Persandian (Diskominfosandi) Barito Utara Mochammad Ikhsan menyampaikan pembangunan tower BTS di Desa Muara Bakah telah dianggarkan untuk tahun 2026, sedangkan usulan pembangunan BTS di desa-desa lain di Kecamatan Lahei akan ditampung untuk tahun anggaran 2027.
Selain itu, pembangunan jaringan telekomunikasi di desa-desa, termasuk program Layanan Internet Desa yang telah menjangkau 68 kantor desa, menggunakan skema kemitraan pemerintah dan swasta (private–public partnership).
Melalui skema ini, pemerintah dan mitra berbagi peran, beban, serta manfaat pembangunan, sehingga diharapkan dapat memperluas jangkauan layanan secara efisien.
Baca juga: Pemkab Barut jadwalkan Safari Ramadhan ke sejumlah kecamatan
Baca juga: Dinas KPP Barut tegaskan regulasi cadangan pangan perkuat ketahanan dan stabilitas harga
Baca juga: PKK Barut dan Densus sosialisasikan pencegahan radikalisme kepada pelajar