Puruk Cahu (ANTARA) - Pemkab Murung Raya menyerahkan Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Unaudited tahun anggaran 2025 kepada Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Perwakilan Provinsi Kalimantan Tengah di Kota Palangka Raya, Rabu (1/4).

Sebelum menyerahkan secara langsung LKPD tersebut, Bupati Murung Raya Heriyus mengatakan penyerahan ini merupakan bentuk komitmen dalam menjalankan pengelolaan keuangan daerah secara transparan, akuntabel dan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.

“Pemkab Murung Raya terus berupaya meningkatkan kualitas pengelolaan keuangan, agar dapat memberikan manfaat optimal bagi pembangunan daerah serta kesejahteraan masyarakat,” tutur Heriyus.

Heriyus juga menyampaikan melalui proses pemeriksaan yang dilakukan BPK, pengelolaan keuangan daerah dapat terus diperbaiki dan ditingkatkan lagi ke depannya.

Menurutnya, Pemkab Mura akan terus berupaya meningkatkan kualitas pengelolaan keuangan daerah dengan berpedoman pada evaluasi dan rekomendasi dari BPK RI.

Baca juga: Wabup Murung Raya minta PPPK tak perlu khawatir

Heriyus juga menyampaikan apresiasi kepada pihak BPK RI Perwakilan Kalteng atas kesediaan menerima laporan tersebut untuk selanjutnya dilakukan audit.

“Kami mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada Kepala BPK RI Perwakilan Kalteng yang telah menerima laporan keuangan pemerintah daerah hari ini. Kami siap untuk kembali menjalani proses audit,” tuturnya.

Dalam kesempatan itu bupati kembali menegaskan komitmen Pemkab Murung Raya akan terus berupaya meningkatkan kualitas pengelolaan keuangan daerah, dengan berpedoman pada evaluasi yang diberikan auditor BPK RI. 

Penyerahan LKPD 2025 itu diterima Kepala Bidang Pemeriksaan Keuangan Kalimantan Tengah II Agung Hartono atas nama Kepala BPK RI Perwakilan Kalteng Dodik Achmad Akbar, serta dihadiri Penjabat Sekretaris Daerah Murung Raya Sarwo Mintarjo dan lainnya.

Baca juga: Murung Raya siap selenggarakan MTQ Korpri tingkat provinsi 23-28 Juni 2026

Baca juga: Ketua DPRD Murung Raya minta Musrenbang RKPD prioritaskan pembangunan infrastruktur

Baca juga: Sudah 2.490 atlet terdaftar Porprov Kalteng 2026, tiga daerah belum