Muara Teweh (ANTARA) - Dinas Kesehatan Kabupaten Barito Utara, Kalimantan Tengah, memperkuat peran perawat dalam transformasi layanan kesehatan untuk memberikan pelayanan kesehatan terbaik kepada masyarakat.
“Kami menyampaikan penghargaan setinggi-tingginya kepada seluruh perawat yang telah menjadi garda terdepan dalam pelayanan kesehatan. Keberhasilan daerah dalam mencapai Universal Health Coverage (UHC) tidak lepas dari peran aktif para perawat,” kata Kepala Dinas Kesehatan Barito Utara Pariadi melalui Kasubbag KKU Dinas Kesehatan, Viona Attuner di Muara Teweh, Sabtu.
Hal tersebut disampaikan pada Musyawarah Daerah (Musda) III Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Kabupaten Barito Utara Tahun 2026.
Menurut dia, Musda bukan sekadar agenda rutin organisasi, tetapi harus menjadi momentum strategis untuk memperkuat peran PPNI dalam menghadapi tantangan sektor kesehatan yang semakin kompleks.
Musda ini diharapkan memperkuat konsolidasi organisasi, meningkatkan kompetensi perawat, serta memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah, khususnya dalam upaya menurunkan angka stunting, menekan angka kematian ibu dan bayi, serta mendukung transformasi layanan kesehatan primer.
"Kami berharap kepengurusan yang terpilih nantinya dapat membawa PPNI Barito Utara menjadi organisasi yang semakin solid, adaptif dan responsif terhadap perkembangan zaman," kata dia.
Baca juga: Ketua Komisi III DPRD Barut apresiasi Polres ungkap kasus sabu
Ketua Panitia Musda III PPNI Barito Utara, Leonardo menyebutkan kegiatan ini diikuti oleh 111 peserta yang terdiri dari pengurus DPD, Dewan Pertimbangan, pengurus DPK se-Kabupaten Barito Utara, peninjau, serta panitia pelaksana.
Musda ini bertujuan untuk memilih Ketua DPD PPNI Kabupaten Barito Utara periode 2026–2031, mengingat masa jabatan kepengurusan sebelumnya telah berakhir.
"Kami berharap kegiatan ini dapat berjalan lancar dan menghasilkan keputusan terbaik bagi organisasi,” ungkap Leonardo.
Ketua DPW PPNI Kalimantan Tengah Adhi Praditha memberikan motivasi kuat kepada para perawat dan menekankan tema Musda tahun ini.
“Perawat Bersatu, Harmoni dalam Pelayanan, Mendukung Barito Utara Sehat Menuju Indonesia Emas 2045,” bukan sekadar slogan, melainkan visi besar yang harus diwujudkan bersama.
“Tema ini adalah panggilan bagi kita semua untuk memperkuat persatuan, membangun harmoni, dan menjadikan organisasi PPNI semakin solid di tengah tantangan profesi yang semakin kompleks,” ujarnya.
Ia mengakui saat ini dunia kesehatan menghadapi tantangan besar, mulai dari tuntutan efisiensi hingga meningkatnya kebutuhan pelayanan masyarakat. Namun demikian, ia menegaskan kekuatan organisasi terletak pada kebersamaan dan komitmen seluruh anggotanya.
“PPNI adalah organisasi besar dengan anggota yang tersebar luas. Kuncinya adalah bagaimana kita bersatu melalui kepemimpinan yang kuat dan komitmen bersama,” demikian Adhi Praditha.
Baca juga: Tinjau sampah, Bupati Shalahuddin tegaskan kebersihan kota jadi prioritas
Baca juga: Legislator Barut apresiasi gowes bersama Bupati jalin kebersamaan dan hidup sehat
Baca juga: Shalahuddin gowes bersama, ajak masyarakat terapkan hidup sehat