Pangkalan Bun (ANTARA) - Wakil Bupati Kotawaringin Barat (Kobar), Kalimantan Tengah Suyanto menyebut semangat otonomi daerah merupakan motor penggerak dalam upaya terwujudnya pemerintahan daerah yang lebih baik.

"Semangat kolaborasi dan partisipasi aktif dari berbagai pihak menjadi pilar utama, dalam memperkuat tata kelola pemerintahan daerah yang responsif, transparan, dan akuntabel," kata Suyanto di Pangkalan Bun, Senin.

Hal itu disampaikannya saat memimpin apel dalam rangka memperingati Hari Otonomi Daerah XXX tahun 2026 di halaman Kantor Bupati Kobar.

Peringatan Hari Otonomi Daerah XXX tahun ini mengusung tema “Dengan Otonomi Daerah Kita Wujudkan Asta Cita”. 

Suyanto menyampaikan, tema tersebut memiliki makna yang melambangkan kemandirian dan tanggung jawab daerah dalam mengelola potensi lokal.

Baca juga: Bupati Kotawaringin Barat: Transaksi non tunai wujudkan pemerintahan desa bersih

"Salah satunya yaitu untuk bersama-sama mewujudkan Asta Cita Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto, dalam merepresentasikan harapan bangsa Indonesia dengan sinergi yang kuat," katanya.

Menurutnya, tanpa koordinasi dan sinergi yang baik antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah, harapan dan tujuan besar dalam mewujudkan Asta Cita tidak akan dapat tercapai secara optimal.

Langkah implementasi yang sinkron dan berkelanjutan di setiap tingkatan pemerintahan, menjadi salah satu kekuatan utama Bangsa Indonesia, dalam menghadapi tantangan besar menuju Indonesia Emas.

"Sinergi itu merupakan faktor kunci untuk melaksanakan otonomi secara efektif, dengan adanya sinkronisasi pemerintah pusat dan daerah menjadi pokok utama dalam keberhasilan pembangunan nasional," demikian Suyanto.

Baca juga: Bulog Kobar jamin stok beras aman hingga akhir tahun

Baca juga: Bupati Kobar berharap Popkab jadi momen pembentukan karakter generasi muda

Baca juga: Bulog Kotawaringin Barat: Stok bapok aman