
DKP Seruyan: Pengoperasikan Pembeku Ikan Terkendala Listrik

Memang belum difungsikan,"
Kuala Pembuang (Antara Kalteng) - Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, menyatakan ruang pembeku dan penyimpanan ikan (cold storage) di Pangkalan Pendaratan Ikan (PPI) Kuala Pembuang belum dapat beroperasi karena terkendala pasokan listrik yang tidak memadai.
"Memang belum difungsikan," kata Kepala Bidang Perikanan Tangkap DKP Seruyan, Junadi di Kuala Pembuang, Rabu.
Tidak beroperasinya cold storage sejak 2006 itu disebabkan karena terkendala suplai listrik yang tidak memadai, karena diperlukan suplai listrik paling tidak 30 KVA untuk menjadikan suhu dalam cold storage minus 15 derajat celcius, sehingga ikan yang dimasukkan dalam ruang itu dapat beku dan tahan lama.
"Pernah kami coba dengan genset yang ada, ternyata suplai listriknya tidak cukup, dingin yang dihasilkan hanya mencapai minus satu derajat celcius saja, dengan suhu seperti itu maka ikan tidak akan bertahan lama," katanya.
Menurutnya, untuk mengoperasikan cold storage tersebut diperlukan dana yang tidak sedikit, diperlukan dana hingga ratusan juta rupiah untuk menyediakan suplai tenaga listrik agar benar-benar memadai.
"Harga genset dengan ukuran besar itu tidak murah, paling tidak Rp300 juta untuk satu buah genset yang dapat menyuplai listrik hingga 30 KVA," katanya.
Ia menambahkan, pihaknya sudah berupaya untuk mengoperasikan cold storage kepada pihak ketiga atau investor, namun berkali-kali gagal. Hal itu disebabkan karena masih belum memadainya suplai ikan seperti yang diharapkan para investor.
"Cold storage mampu menyimpan ikan hingga 20 ton, sebenarnya investor tertarik apabila suplai ikan yang akan ia beli dari nelayan dapat memenuhi target secara berkesinambungan," katanya.
Baru-baru ini sudah ada lagi investor asal Pontianak, Kalimantan Barat yang tertarik investasi sebagai penampung ikan dari nelayan dalam skala besar yang akan membenahi operasional cold storage.
"Kita berharap meraka nanti benar-benar mau berinvestasi, karena dengan hadirnya mereka maka nelayan di Seruyan dapat lebih sejahtera lewat penjualan ikan hasil tangkapan dengan harga yang lebih tinggi," katanya.
(T.KR-JWM/B/A039/A039)
Pewarta : Fahrian Adriannoor
Uploader: Ronny
COPYRIGHT © ANTARA 2026
