Padang (ANTARA
News) - Kementerian Sosial mencatat sebanyak 2,3 juta lebih unit rumah
di Indonesia masuk kategori tidak layak huni.
"Rumah tidak layak huni itu dengan kondisi atap lantai dinding
tidak layak, tidak ada listrik, dan tidak ada sanitasi," kata Menteri
Sosial Salim Segaf Al Jufri di Padang, Senin.
Menurut dia, rumah tidak layak huni paling banyak berada di Pulau Jawa karena jumlah penduduk yang relatif sangat tinggi.
Meskipun demikian, kata Menteri, bedah kampung ada juga
dilaksanakan di luar Pulau Jawa. "Kemensos setiap tahun menargetkan
15.000 unit hingga 20.000 unit rumah tidak layak huni diperbaiki. Jika
rumah tidak layak huni ini bisa direnovasi, pengentasan rumah kumuh bisa
selesai dalam jangka waktu sepuluh tahun," katanya.
Ia menegaskan bahwa tujuan dari program bedah kampung itu adalah
membebaskan rumah kumuh sehingga masyarakat miskin memiliki rumah yang
layak huni.
"Melalui bedah kampung, rumah-rumah kumuh itu bisa direnovasi menjadi layak huni," kata Salim Segaf Al Jufri.
Menteri mengutarakan bahwa bedah kampung adalah model pengembangan
pemberdayaan fakir miskin melalui rehabilitasi rumah tidak layak huni
secara terkonsentrasi di wilayah kampung.
Kegiatan tersebut, kata dia, melibatkan Kementerian Sosial dan
pemda setempat yang pelaksanaannya oleh masyarakat dengan pola gotong
royong sesuai dengan nilai kearifan lokal.
"Didukung oleh sukarelawan sosial dan unsur organisasi sosial
kemasyarakatan, seperti Tagana, pekerja sosial, dunia usaha, kemudian
TNI, Polri, media massa, dan unsur masyarakat lainnya sebagai wujud
kesetiakawanan sosial merupakan jati diri bangsa," ujar dia.
Target Kemensos bukan membangun rumah semata, melainkan membangun
semangat gotong royong di tengah-tengah masyarakat Indonesia, katanya
menegaskan.
"Sekarang ini, semangat gotong royong sudah mulai pudar, apalagi kehidupan di kota-kota besar," kata Salim Segaf Al Jufri.
(KR-ZON/D007)
2,3 juta rumah di Indonesia tidak layak huni
Selasa, 15 Januari 2013 0:52 WIB
Menteri Sosial Salim Segaf Al Jufri (ANTARA) istimewa
Pewarta :
Editor : Ronny
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Reza Rahadian ungkap ketertarikan perankan film bertema sosial dan kemanusiaan
07 May 2026 19:14 WIB
Inspirasi Kartini, perempuan diharapkan jadi pendobrak keterbatasan sosial di Pulang Pisau
28 April 2026 20:46 WIB