Nvidia kembali usung kartu grafis super cepat
Rabu, 20 Februari 2013 0:53 WIB
Kartu grafis Nvidia GeForce GTX Titan ditawarkan 999 dolar AS. (Nvidia) (istimewa)
Jakarta (ANTARA
News) - Nvidia Corporation kembali meluncurkan perangkat kartu grafis
komputer super cepat saat ini, GeForce GTX Titan, dengan inti 2688 CUDA
berkecepatan 837 Mhz.
Perangkat pemroses gambar (graphics processing units/GPU) pada komputer itu dikemas dalam selongsong polycarbonate berwarna perak yang dilengkapi kipas pendingin.
Nvidia GeForce GTX Titan menggunakan memori GDDR5 enam giga bit dan meminta ruang memori di komputer sebesar 384 bit.
Nvidia mengklaim perangkat terbaru mereka itu mempunyai ukuran yang sesuai untuk komputer-komputer kecil seperti Digital Storm Bolt dan Falcon Northwest Tiki.
Namun, GTX Titan masih kalah cepat jika dibanding GeForce GTX 690 yang menggabungkan dua GPU dengan inti 3072 CUDA berkecepatan 915 MHz.
Masing-masing GPU pada GTX 690 mempunyai memori dua giga bit dan menggunakan ruang RAM sebesar 256 bit.
(I026)
Perangkat pemroses gambar (graphics processing units/GPU) pada komputer itu dikemas dalam selongsong polycarbonate berwarna perak yang dilengkapi kipas pendingin.
Nvidia GeForce GTX Titan menggunakan memori GDDR5 enam giga bit dan meminta ruang memori di komputer sebesar 384 bit.
Nvidia mengklaim perangkat terbaru mereka itu mempunyai ukuran yang sesuai untuk komputer-komputer kecil seperti Digital Storm Bolt dan Falcon Northwest Tiki.
Namun, GTX Titan masih kalah cepat jika dibanding GeForce GTX 690 yang menggabungkan dua GPU dengan inti 3072 CUDA berkecepatan 915 MHz.
Masing-masing GPU pada GTX 690 mempunyai memori dua giga bit dan menggunakan ruang RAM sebesar 256 bit.
(I026)
Pewarta :
Editor : Ronny
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Pemkab Barut adakan pelatihan menjahit dengan mesin dan desainer grafis muda
13 July 2023 19:53 WIB, 2023
Terpopuler - Teknologi
Lihat Juga
Threads hadirkan fitur Dear Algo guna mempermudah pengaturan algoritma konten
12 February 2026 16:37 WIB
Mudik 2026 bakal lebih teratur melalui integrasi data Google dan Korlantas
12 February 2026 16:34 WIB