Muara Teweh, 19/5 (Antara) - Harga emas di sejumlah toko perhiasan di Muara Teweh, Kabupaten Barito Utara, Kalimantan Tengah, saat ini mengalami penurunan menjadi Rp465.000/gram dari sebelumnya Rp485.000.

"Turunnya harga emas ini akibat anjloknya harga emas dunia. Dalam sepekan terakhir bahkan terjadi lima kali penurunan harga," kata Nurdin Ridha seorang pedagang perhiasan di Muara Teweh, Minggu.

Nurdin mengakui, meski harga emas mengalami penurunan dalam sebulan terakhir namun transaksi perhiasan itu tetap meningkat. Warga yang membeli lebih banyak dibanding yang menjual masing-masing mencapai puluhan orang dalam sehari.

Kalau warga menjual emas kepadanya saat ini dihargai sekitar Rp445.000/gram, emas yang dijual dan dibeli warga tersebut bervariasi ada berbentuk kalung, gelang dan cincin, namun masih ada juga yang tukar tambah.

Sejak harga emas turun, kata dia, pembelian terbanyak mencapai satu ons oleh seorang ibu rumah tangga. Karena harga emas diprediksi bakal terus naik, sehingga banyak warga yang memborongnya.

Dia mengatakan, selain untuk investasi, penjualan emas oleh warga ini biasanya tidak semua perhiasannya dijual kecuali ada keperluan untuk membeli barang, seperti tanah. Sedangkan bentuk perhiasan sehari-hari hanya sebagian yang dijual.

"Saat ini sejumlah pedagang dan warga terus memantau harga emas melalui perkembangan harga emas dunia," kata Nurdin.

Turunnya harga emas itu membuat sejumlah warga di kabupaten pedalaman Sungai Barito itu membeli perhiasan dalam jumlah banyak.

"Meski harga emas turun namun saya tetap membeli perhiasan untuk investasi, karena diperkirakan harga emas nanti kembali melonjak," kata seorang warga Muara Teweh, Puspa Sari.




(T.K009/B/T007/T007)