Jokowi berkeringat jadi pembaca berita
Selasa, 21 Mei 2013 16:52 WIB
Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (ANTARA) (istimewa)
Jakarta (ANTARA News) - Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo, mengaku gugup dan berkeringat (kemringet
dalam bahasa Jawa) saat didaulat menjadi pembaca berita salah satu
tayangan berita di televisi nasional bersama Menteri Perdagangan, Gita
Wiryawan.
"Saya tuh tadi kemringet," kata Jokowi usai menjadi pembaca berita di Gedung SCTV, Jakarta, Senin.
Kegugupan Jokowi tersebut semakin menjadi saat dia mengetahui bahwa acara berita tersebut akan dibawakan secara langsung (live).
"Mana live. Saya ndak ada persiapan apa-apa. Kalau keliru gimana?" katanya.
Jokowi membawakan berita dipilihnya Kepala Badan Koordinasi dan Penanaman Modal (BKPM), Chatib Basri, menjadi Menteri Keuangan (Menkeu) menggantikan Agus Martowardoyo.
Selain itu, sia juga membacakan berita pergantian Kepala Staf TNI Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Pramono Edie Wibowo, ke Letjen TNI Moeldoko.
Jokowi kerap membaca naskah berita lewat kamera teleprompter di depannya. Adapun Gita Wiryawan membawakan berita mengenai perjalanan salah seorang wartawan SCTV pembuka acara.
"Saya tuh tadi kemringet," kata Jokowi usai menjadi pembaca berita di Gedung SCTV, Jakarta, Senin.
Kegugupan Jokowi tersebut semakin menjadi saat dia mengetahui bahwa acara berita tersebut akan dibawakan secara langsung (live).
"Mana live. Saya ndak ada persiapan apa-apa. Kalau keliru gimana?" katanya.
Jokowi membawakan berita dipilihnya Kepala Badan Koordinasi dan Penanaman Modal (BKPM), Chatib Basri, menjadi Menteri Keuangan (Menkeu) menggantikan Agus Martowardoyo.
Selain itu, sia juga membacakan berita pergantian Kepala Staf TNI Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Pramono Edie Wibowo, ke Letjen TNI Moeldoko.
Jokowi kerap membaca naskah berita lewat kamera teleprompter di depannya. Adapun Gita Wiryawan membawakan berita mengenai perjalanan salah seorang wartawan SCTV pembuka acara.
Pewarta :
Editor : Ronny
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Kunjungi Dekranasda Jakarta, Ketua PKK Barut tingkatkan UMKM dan produk kerajinan daerah
29 January 2026 8:38 WIB
Kejati DKI bongkar skema korupsi pembiayaan ekspor, negara rugi Rp919 miliar
22 October 2025 21:27 WIB
Jumlah pendatang ke Jakarta menurun karena rencana kepindahan ibu kota
08 April 2025 19:27 WIB, 2025