Jerman Kembalikan Artefak Siprus Yang Dijarah
Rabu, 17 Juli 2013 14:04 WIB
Ilustrasi. Situs arkeologi Choirokoitia di Siprus (wikipedia.org), Istimewa
Munich, Jerman
(ANTARA News) - Jerman menyerahkan lukisan dinding, mosaik, ikon dan
artefak lain yang dijarah dari Siprus Utara kepada Pemerintah Siprus.
Menteri Kehakiman Bavaria Beate Merk menyerahkan karya seni itu, Selasa sore, yang disita oleh polisi di Munich lebih dari 15 tahun lalu kepada wakil dari Siprus.
Barang budaya itu ditemukan di apartemen seorang pedagang seni Turki di Munich pada 1997, dan semua benda tersebut sejak itu telah disimpan di satu ruang Kantor Negara bagi Penyelidikan Pidana, demikian laporan Xinhua.
Setelah bertahun-tahun pergolakan hukum, satu pengadilan Munich pada Maret memutuskan sebagian karya seni yang disita itu, yang telah disebutkan bernilai jutaan dolar AS, dijarah saat tentara Turki memasuki Siprus pada 1974.
Penerjemah: Chaidar Abdullah
Menteri Kehakiman Bavaria Beate Merk menyerahkan karya seni itu, Selasa sore, yang disita oleh polisi di Munich lebih dari 15 tahun lalu kepada wakil dari Siprus.
Barang budaya itu ditemukan di apartemen seorang pedagang seni Turki di Munich pada 1997, dan semua benda tersebut sejak itu telah disimpan di satu ruang Kantor Negara bagi Penyelidikan Pidana, demikian laporan Xinhua.
Setelah bertahun-tahun pergolakan hukum, satu pengadilan Munich pada Maret memutuskan sebagian karya seni yang disita itu, yang telah disebutkan bernilai jutaan dolar AS, dijarah saat tentara Turki memasuki Siprus pada 1974.
Penerjemah: Chaidar Abdullah
Pewarta :
Editor : Ronny
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Single "Sebaris Lirik Cinta", kembalikan Diva Ruth Sahanaya ke dunia hiburan
05 November 2025 21:05 WIB
Eks bintang MU, Luis Nani: Butuh proses panjang untuk kembalikan kejayaan Setan Merah
25 October 2025 14:34 WIB
Perumdam Tirta Mentaya perbaiki pipa untuk kembalikan kapasitas tekanan air
15 October 2025 21:22 WIB
DPRD dan Pemkab Murung Raya sepakat cari solusi kembalikan ratusan honorer dirumahkan
24 April 2025 6:11 WIB
Terpopuler - Internasional
Lihat Juga
Donald Trump tolak hak kembali warga Palestina dalam rencananya untuk Gaza
11 February 2025 9:13 WIB