Jakarta (ANTARA
News) - Anggota DPR dari Fraksi Partai Persatuan Pembangunan (FPPP)
Romahurmuziy mengatakan diperlukan sebuah lembaga survei independen
untuk melakukan survei atas lembaga-lembaga survei yang ada.
"Lembaga survei harus mengakreditasi dirinya dengan kesepakatan
yang mereka bangun dalam asosiasi lembaga-lembaga survei. Setelah itu,
lembaga survei yang terakreditasi akan disurvei oleh lembaga survei
independen. Jadi harus ada survei atas survei," kata Romahurmuziy atau
biasa dipanggil Romi di Jakarta, Kamis.
Lembaga independen itu akan mensurvei lembaga survei yang ada seperti kualifikasi para peneliti, sampling period, jumlah sampel untuk setiap tingkat kepercayaan, metodologi survei, dan akuntabilitas publikasi yang dilakukan.
"Dengan
demikian bisa diketahui ke depan, lembaga-lembaga survei yang tidak
terakreditasi dapat diabaikan hasilnya. Sementara, lembaga yang
terakreditasi, hasil publikasi surveinya bisa diperbandingkan sebagai
alat ukur ilmiah," ungkap Ketua Komisi IV DPR RI itu.
Akreditasi lembaga survei menurut dia bertujuan mengembalikan kredibilitas lembaga- lembaga survei yang terpuruk.
"Akibat
publikasi berlebihan dari lembaga survei yang abal-abal yang
kualitasnya tidak bisa dipertanggungjawabkan, harus ada survei atas
tingkat kepercayaan masyarakat terhadap survei," katat Romi.
Harus Ada Survei Diatas Survei
Kamis, 18 Juli 2013 13:12 WIB
Sekjen DPP PPP, Romy Romahurmuziy (ANTARA), Istimewa
Pewarta :
Editor : Ronny
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Dikabarkan ada OTT, Polres HSU benarkan KPK pinjam ruangan untuk pemeriksaan
18 December 2025 19:52 WIB
Selama masa kehamilan, ada jenis makanan dan minuman yang sebaiknya dihindari
27 November 2025 11:26 WIB