Guru Besar Sumbang Buku Untuk Perpustakaan BP2PNFI
Kamis, 31 Oktober 2013 15:27 WIB
Prof Dr HM Norsanie Darlan, MS PH , (FOTO ANTARA Kalteng/Ronny NT)
Palangka Raya, 31/11 (Antara) - Guru Besar Universitas Palangka Raya, Prof Dr HM Norsanie Darlan, MS PH menyumbang sejumlah buku untuk koleksi perpustakaan balai pengembangan pendidikan nonformal Provinsi Kalimantan Tengah.
"Semua buku tersebut saya harapkan dapat menjadi bahan bacaan tambahan, dan sekaligus menambah koleksi perpustakaan balai pengembangan pendidikan nonformal (BP2PNFI) Kalteng," katanya melalui telepon seluler di Palangka Raya, Kamis.
Norsanie mengatakan, buku-buku tentang pendidikan luar sekolah (PLS) itu merupakan hasil karyanya dalam kurun waktu dua tahun terakhir. Isinya lebih pada pemikiran soal pendidikan yang dipaparkan di berbagai universitas di Indonesia.
Guru Besar universitas tertua di "Bumi Tambun Bungai dan Bumi Pancasila" itu sering tampil memberi materi kuliah umum mahasiswa di Kalimantan Tengah, Universitas Negeri Malang (UNM), dan Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Bandung.
Sebelas judul buku masing-masing lima eksamplar, termasuk pemikirannya dalam kuliah umum di Sekolah Pascasarjana UPI yang diharapkan bisa menjadi bahan bacaan dan koleksi itu, diterima Kepala perpustakaan BP2PNFI Dra Yustina Timpung.
Karya tulis di luar Kalimantan Tengah berjudul Pamong Belajar, Pengelola Kursus dan Pelatihan, Instruktur serta Penilik yang mengawiliki kabupaten/kota dilima provinsi, yakni Kalimantan Selatan (Kalsel), Kaltim, Kalteng, Kalbar dan Kalimantan Utara.
"Semua pemikiran yang saya tuangkan dalam berbagai buku tersebut merupakan persoalan pendidikan nonformal di masyarakat. Banyak masalah pendidikan nonformal yang perlu diberi perhatian serius di masa mendatang," ujarnya.
Buku berjudul "Mengenali Berbagai Teori Pendidikan Andragogi bagi Orang Dewasa" dipaparkan dalam forum Dewan Pengerus Himpunan Seluruh Pendidik dan Penguji Indonesia Pendidikan Nonformal (HISPPI PNF) 14 kabupaten/kota se Kalimantan Tengah di Palangka Raya.
Kegiatan yang berlangsung di Diklat Dasar 27 Oktober-1 November 2013 dan dibuka oleh Kasubdit P2TK Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Dr Kastum itu dihadiri instruktur dan pengelola lembaga penyelenggara pendidikan nonformal.
(T.S019/B/E001/E001)
"Semua buku tersebut saya harapkan dapat menjadi bahan bacaan tambahan, dan sekaligus menambah koleksi perpustakaan balai pengembangan pendidikan nonformal (BP2PNFI) Kalteng," katanya melalui telepon seluler di Palangka Raya, Kamis.
Norsanie mengatakan, buku-buku tentang pendidikan luar sekolah (PLS) itu merupakan hasil karyanya dalam kurun waktu dua tahun terakhir. Isinya lebih pada pemikiran soal pendidikan yang dipaparkan di berbagai universitas di Indonesia.
Guru Besar universitas tertua di "Bumi Tambun Bungai dan Bumi Pancasila" itu sering tampil memberi materi kuliah umum mahasiswa di Kalimantan Tengah, Universitas Negeri Malang (UNM), dan Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Bandung.
Sebelas judul buku masing-masing lima eksamplar, termasuk pemikirannya dalam kuliah umum di Sekolah Pascasarjana UPI yang diharapkan bisa menjadi bahan bacaan dan koleksi itu, diterima Kepala perpustakaan BP2PNFI Dra Yustina Timpung.
Karya tulis di luar Kalimantan Tengah berjudul Pamong Belajar, Pengelola Kursus dan Pelatihan, Instruktur serta Penilik yang mengawiliki kabupaten/kota dilima provinsi, yakni Kalimantan Selatan (Kalsel), Kaltim, Kalteng, Kalbar dan Kalimantan Utara.
"Semua pemikiran yang saya tuangkan dalam berbagai buku tersebut merupakan persoalan pendidikan nonformal di masyarakat. Banyak masalah pendidikan nonformal yang perlu diberi perhatian serius di masa mendatang," ujarnya.
Buku berjudul "Mengenali Berbagai Teori Pendidikan Andragogi bagi Orang Dewasa" dipaparkan dalam forum Dewan Pengerus Himpunan Seluruh Pendidik dan Penguji Indonesia Pendidikan Nonformal (HISPPI PNF) 14 kabupaten/kota se Kalimantan Tengah di Palangka Raya.
Kegiatan yang berlangsung di Diklat Dasar 27 Oktober-1 November 2013 dan dibuka oleh Kasubdit P2TK Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Dr Kastum itu dihadiri instruktur dan pengelola lembaga penyelenggara pendidikan nonformal.
(T.S019/B/E001/E001)
Pewarta :
Editor : Ronny
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Gubernur temui Menhut RI bahas optimalisasi DBH-DR untuk Kalimantan Tengah
04 February 2026 19:20 WIB
Penyegaran birokrasi RSUD dr Murjani Sampit upaya peningkatan mutu pelayanan
04 February 2026 18:55 WIB
Lansia ditemukan meninggal saat berupaya hidupkan motor mogok di Palangka Raya
11 January 2026 21:29 WIB
Dugaan kasus produk dan treatment kecantikan, polisi Kembali periksa dr. Richard Lee
09 January 2026 21:10 WIB
Tren skincare 2026 bergeser ke treatment regeneratif, Menurut dokter kecantikan
19 November 2025 11:42 WIB
Terpopuler - Kota Palangkaraya
Lihat Juga
Ketua DPRD Palangka Raya ingatkan Musrenbang jadi fondasi utama arah pembangunan
10 February 2026 13:03 WIB
Polisi tangkap pelaku penipuan bermodus sedekah Al-Qur'an di Palangka Raya
09 February 2026 14:49 WIB
Ketua DPRD Palangka Raya minta perencanaan pembangunan mengakomodasi aspirasi masyarakat
09 February 2026 13:27 WIB
Diskominfo Palangka Raya perluas jaringan KIM tingkatkan literasi digital
06 February 2026 14:53 WIB