Logo Header Antaranews Kalteng

Pemkot Palangka Raya tunggu petunjuk penyaluran MBG selama Ramadhan

Senin, 9 Februari 2026 13:53 WIB
Image Print
Plt Kepala Dinas Pendidikan Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah (Kalteng), Jayani. (ANTARA/Rendhik Andika)

Palangka Raya (ANTARA) - Plt Kepala Dinas Pendidikan Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah (Kalteng), Jayani mengakui pihaknya sampai saat ini masih menunggu petunjuk penyaluran program Program Makan Bergizi Gratis (MBG) pada momen Ramadan 2026.

"Secara prinsip,pProgram MBG tetap berjalan. Namun untuk teknis penyalurannya, kami masih menunggu petunjuk teknis dari pusat, karena pelaksanaannya bertepatan dengan masa libur sekolah," kata Jayani di Palangka Raya, Senin.

Dia juga menambahkan bahwa pihaknya tetap memberikan kewenangan kepada masing-masing sekolah untuk menentukan mekanisme penyaluran MBG selama masa libur. Langkah ini diambil agar makanan bergizi yang telah disiapkan tidak terbuang sia-sia dan tetap dapat dimanfaatkan oleh peserta didik.

“Kami menyerahkan sepenuhnya kepada pihak sekolah. Apakah nantinya makanan dibawa pulang ke rumah oleh siswa atau dengan mekanisme lain, sepanjang itu diputuskan oleh sekolah, tidak menjadi masalah bagi kami,” kata Jayani.

Ia menambahkan, secara teknis penyediaan makanan tetap dilakukan oleh Badan Gizi Nasional (BGN) melalui Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). SPPG bertugas mengolah makanan bergizi dan mendistribusikannya ke sekolah-sekolah sesuai jadwal yang ditetapkan.

“Dari pihak BGN, SPPG ini mengolah makanan kemudian mengantar. Artinya, pada hari normal anak-anak berada di sekolah untuk menerima MBG,” katanya.

Dia pun menegaskan dengan adanya fleksibilitas tersebut, penyaluran Program Makan Bergizi Gratis selama Ramadhan tetap efektif, tepat sasaran, serta mendukung pemenuhan gizi peserta didik meski berada di tengah suasana ibadah dan masa libur sekolah.

Baca juga: Pengawasan digital, kawal Program MBG berjalan optimal di Kalteng

Sementara itu, Wakil Wali Kota Palangka Raya, Achmad Zaini mengatakan bahwa pihaknya menyiapkan 16 Dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) sebagai upaya menjangkau wilayah Tertinggal, Terdepan, Terluar (3T) pada Program MBG.

"Jadi, untuk wilayah 3T, Pemkot Palangka Raya menyiapkan 16 titik dapur SPPG yang berada di luar dapur reguler perkotaan," katanya.

Sementara itu sampai saat ini sekitar 42 ribu lebih siswa dari berbagai jenjang pendidikan telah menikmati atau tersentuh program nasional MBG.

"Dari total target penerima MBG di Kota Palangka Raya yang mencapai 75.117 siswa, sampai saat ini, tercatat sekitar 42 ribu sasaran telah tersentuh program ini," katanya.

“Kami bersama camat, lurah, dan PKK setempat akan mencari solusi agar anak-anak sekolah di bantaran sungai tetap bisa menikmati layanan MBG,” katanya.

Baca juga: Kepsek:Program MBG di SMPN 2 Muara Teweh ringankan beban orang tua

Baca juga: Mbg: Sejauh mana negara masuk ke dapur warga

Baca juga: Pemkab Kapuas salurkan 1.113 paket MBG di MIS Al Azhar Anjir Serapat Timur



Pewarta :
Uploader: Admin 3
COPYRIGHT © ANTARA 2026