Baliho Calon Legislatif Jembrana Dirusak Orang Gila
Selasa, 26 November 2013 19:52 WIB
Negara, Bali
(ANTARA News) - Sejumlah baliho calon anggota legislatif di Desa Air
Kuning, Kabupaten Jembrana, Bali, dirusak orang gila.
"Ada anak yang memang kurang waras. Karena tahu agak gila, warga membiarkannya saja daripada mengamuk," kata Mulyadi, warga Desa Air Kuning, Selasa.
Atribut kampanye yang dirusak itu antara lain baliho bersama caleg milik PDIP dan baliho calon anggota DPD setempat, Alit Kelakan.
Namun entah sengaja atau tidak, sobekan pada baliho bersama caleg PDIP menyisakan dua gambar caleg teratas, yaitu I Ketut Sugiasa dan Ida Bagus Susrama.
Sementara baliho Alit Kelakan, dipotong pada bagian bawahnya sehingga hanya menyisakan gambar wajah, sedangkan nama dan nomor urutnya hilang.
Menurut Mulyadi, anak yang merusak baliho tersebut memang sering berbuat onar di desanya sehingga warga malas untuk menegurnya.
"Sekitar dua hari lalu, saat siang hari dia merusak baliho tersebut. Saya rasa dia tidak sengaja menyisakan dua nama caleg teratas di baliho PDIP," ujarnya.
Ketua PAC PDIP Jembrana Made Sueca Antara saat dikonfirmasi mengaku belum mendapat informasi mengenai baliho yang rusak di Desa Air Kuning tersebut.
Namun dia tidak akan mempersoalkan baliho yang dirusak tersebut, apalagi pelakunya diduga orang kurang waras.
"Saya tidak akan melapor ke aparat, tapi saya minta kader PDIP terdekat untuk mengawasi baliho di wilayah masing-masing, agar kejadian seperti ini tidak terulang," katanya.
"Ada anak yang memang kurang waras. Karena tahu agak gila, warga membiarkannya saja daripada mengamuk," kata Mulyadi, warga Desa Air Kuning, Selasa.
Atribut kampanye yang dirusak itu antara lain baliho bersama caleg milik PDIP dan baliho calon anggota DPD setempat, Alit Kelakan.
Namun entah sengaja atau tidak, sobekan pada baliho bersama caleg PDIP menyisakan dua gambar caleg teratas, yaitu I Ketut Sugiasa dan Ida Bagus Susrama.
Sementara baliho Alit Kelakan, dipotong pada bagian bawahnya sehingga hanya menyisakan gambar wajah, sedangkan nama dan nomor urutnya hilang.
Menurut Mulyadi, anak yang merusak baliho tersebut memang sering berbuat onar di desanya sehingga warga malas untuk menegurnya.
"Sekitar dua hari lalu, saat siang hari dia merusak baliho tersebut. Saya rasa dia tidak sengaja menyisakan dua nama caleg teratas di baliho PDIP," ujarnya.
Ketua PAC PDIP Jembrana Made Sueca Antara saat dikonfirmasi mengaku belum mendapat informasi mengenai baliho yang rusak di Desa Air Kuning tersebut.
Namun dia tidak akan mempersoalkan baliho yang dirusak tersebut, apalagi pelakunya diduga orang kurang waras.
"Saya tidak akan melapor ke aparat, tapi saya minta kader PDIP terdekat untuk mengawasi baliho di wilayah masing-masing, agar kejadian seperti ini tidak terulang," katanya.
Pewarta :
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Fakultas Hukum UMPR jemput calon mahasiswa RPL di Pengadilan Agama Kuala Kapuas
19 January 2026 16:17 WIB
Terpopuler - Nasional
Lihat Juga
Prabowo klaim efisiensi Rp308 triliun, dialihkan untuk dukung program produktif
14 February 2026 0:05 WIB
Dekat pusat ibadah, Danantara siap perluasan investasi lahan kampung haji
13 February 2026 23:57 WIB