Logo Header Antaranews Kalteng

Kodim 1015/Sampit sambangi sekolah jaring calon tentara

Kamis, 15 Januari 2026 17:21 WIB
Image Print
Kodim 1015/Sampit gelar sosialisasi ke sekolah-sekolah dalam rangka penjaringan calon tentara, Kamis (15/1/2026). ANTARA/HO-Kodim 1015/Sampit

Sampit (ANTARA) - Kodim 1015/Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Kalimantan Tengah secara aktif mulai menjaring calon prajurit Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat (TNI AD) Tahun Anggaran 2026 dari kalangan pelajar melalui sosialisasi kampanye kreatif ke sejumlah satuan pendidikan tingkat SMTA.

“Kegiatan sosialisasi Penerimaan Prajurit TNI AD ini dengan harapan dapat membangkitkan minat pelajar untuk menjadi anggota TNI AD,” kata Pasi Pers Kodim 1015/Sampit Kapten Inf Margus di Sampit, Kamis.

Kegiatan yang menyasar generasi muda ini dilangsungkan di SMKN 2 Sampit dan SMAN 4 Sampit. Kegiatan ini disambut antusias oleh para pelajar, khususnya kelas XII yang mulai mempersiapkan diri untuk kelulusannya nanti.

Pasi Pers Kodim 1015/Sampit Kapten Inf Margus menyebutkan, bahwa kehadiran mereka bertujuan untuk memantik semangat para siswa agar mau mengabdikan diri kepada negara. Upaya ini dilakukan untuk mencari bibit unggul dari sekolah-sekolah di wilayah setempat.

Dalam sesi tersebut, dipaparkan pula berbagai kriteria serta mekanisme pendaftaran, baik secara daring maupun dengan datang langsung ke markas Kodim. Pihak TNI siap memberikan arahan teknis bagi para siswa yang ingin mencoba peruntungan mereka.

Baca juga: Masyarakat pesisir Kotim diingatkan waspadai potensi banjir rob 19 Januari

“Jika adik-adik pelajar mau mendaftarkan diri jangan sungkan, bisa lewat online atau bisa juga datang ke Kodim 1015/Sampit, nanti di sana akan kami pandu,” ucapnya kepada para pelajar yang hadir.

Terpisah, Komandan Distrik Militer (Dandim) 1015/Sampit Letkol Inf Dwi Candra Setyawan, menegaskan bahwa seluruh rangkaian seleksi hingga dinyatakan lulus pendidikan tidak dipungut biaya sedikitpun.

Oleh karena itu, ia mengingatkan kepada para orang tua dan calon pendaftar agar tidak percaya pada oknum yang menjanjikan kelulusan dengan imbalan uang.

Proses rekrutmen ini dijalankan secara transparan, akuntabel, dan sangat kompetitif demi menjaring pemuda-pemudi terbaik di daerah.

Hanya mereka yang memenuhi standar kesehatan jasmani, mental ideologi, serta psikologi yang akan terpilih menjadi bagian dari TNI AD. Hal ini menjadi komitmen TNI untuk menjaga integritas dan transparansi proses rekrutmen.

“Seleksi yang dilakukan ini semuanya secara terbuka dan fair, sehingga TNI Angkatan Darat akan mendapatkan calon Prajurit yang betul-betul sehat jasmani dan rohani sesuai kriteria dan standar yang ditetapkan,” demikian Dwi Candra Setyawan.

Baca juga: Capai target, perputaran uang di Sampit Expo 2026 tembus Rp8 miliar

Baca juga: Diskan Kotim sebut pembangunan SPBN tinggal tunggu pihak ketiga

Baca juga: Kolaborasi Pemkab dan PMI Kotim bantu korban bencana Aceh-Sumut



Pewarta :
Uploader: Admin 2
COPYRIGHT © ANTARA 2026