Muara Teweh (Antara Kalteng)- Dinas Pendidikan Kabupaten Barito Utara, Kalimantan Tengah tahun anggaran 2015 akan membuat data base untuk pendidikan di wilayah ini.

"Sampai dengan saat ini pihaknya masih belum memiliki data base yang dapat menggambarkan pendidikan di wilayah Kabupaten Barito Utara, baik terkait data sekolah ataupun guru yang mengajar," kata Kepala Dinas Pendidikan Barito Utara (Barut), Iwan Fikri di Muara Teweh, Selasa.

Menurut Iwan, pihaknya pada tahun depan memasukan dana untuk pembuatan data base dalam APBD kabupaten, sebab pada tahun 2014 tidak teranggarkan.

"Data base ini penting untuk membantu dalam perencanaan pendidikan. Karena dengan data itu semuanya akan dapat terlihat baik data sekolah dan peta guru yang masih kurang atau lebih.

Sebagai bentuk keseriusan dalam membuat data base tersebut, Dinas Pendidikan saat ini telah mulai melakukan menyusunnya. Ia berharap, dengan adanya data base pelayanan pendidikan di daerah ini dapat semakin baik depannya.

"Kami berharap anggota DPRD dapat menyetujui hal ini, sebab sangat penting untuk perencanaan pendidikan," kata Iwan.

Sementara Bupati Barito Utara, Nadalsyah mengatakan pemerintah daerah tahun depan mengalokasikan dana sektor pendidikan diusulkan sebesar Rp61 miliar untuk peningkatan serta pemeliharaan sarana dan prasarana sekolah.

"Diharapkan anggaran tersebut untuk penghapusan semua jenis pungutan terhadap siswa didik pada jenjang SD, SLTP dan SLTA Negeri di Barito Utara," katanya.

Tahun 2014 ini, pihaknya telah membangun rumah dinas guru sebanyak empat unit dan melakukan rehabilitasi sebanyak 14 unit rumah guru yang tersebuar di sembilan kecamatan di daerah ini.

"Untuk membangun empat unit dan rehabilitasi 14 unit rumah dinas guru tersebut menelan anggaran sekitar Rp2,4 miliar. Dan rencananya untuk tahun anggaran 2015 yang akan datang banyak rumah dinas guru yang akan kita bangun di sembilan kecamatan," kata Nadalsyah.



(T.K009/B/E001/E001)