Logo Header Antaranews Kalteng

Bupati Shalahuddin buka ruang masukan untuk finalisasi RKPD 2027

Kamis, 12 Februari 2026 18:50 WIB
Image Print
Bupati Barito Utara Shalahuddin membuka secara Forum Konsultasi Publik Rancangan Awal RKPD Kabupaten Barito Utara Tahun 2027 di Aula Bapperida Muara Teweh, Kamis (12/2/2026). ANTARA/Dokumen Pribadi

Muara Teweh (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Barito Utara, Kalimantan Tengah, membuka ruang masukan hingga tahap finalisasi Rancangan Awal Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) daerah setempat 2027.

"Setiap usulan akan dicatat serta diverifikasi untuk memperkuat dokumen perencanaan," kata Bupati Barito Utara Shalahuddin membuka Forum Konsultasi Publik RKPD kabupaten setempat 2027 di Muara Teweh, Kamis.

Menurut dia, forum konsultasi publik ini menjadi momentum penting dalam menjaring aspirasi masyarakat sekaligus memperkuat sinergi antar pemangku kepentingan guna memastikan pembangunan Kabupaten Barito Utara berjalan tepat sasaran dan berkelanjutan.

Melalui forum ini, katanya, pemerintah daerah membuka ruang partisipasi seluas-luasnya bagi seluruh pemangku kepentingan untuk memberikan masukan dan saran terhadap rancangan awal RKPD 2027, agar dokumen yang dihasilkan benar-benar mencerminkan kebutuhan masyarakat serta selaras dengan kebijakan pembangunan nasional dan provinsi.

"Pelaksanaan "11.12 Gaspol" memerlukan sinergi dan komitmen bersama, tahun ini dengan semangat gotong royong, transparansi, dan akuntabilitas, saya yakin kita dapat mewujudkan target-target pembangunan yang telah kita tetapkan,” kata Shalahuddin.

Bupati Barito Utara menjelaskan, implementasi program strategis “11.12 Gaspol” dalam RKPD Tahun 2027, yang meliputi 11 program unggulan untuk mewujudkan kesejahteraan inklusif, antara lain pendidikan gratis 16 tahun, beasiswa prestasi, layanan kesehatan dengan BPJS Kesehatan gratis, balai latihan kerja.

Kemudian bantuan alat berat, santunan sosial, insentif bagi pengurus adat dan tokoh agama, ambulans desa dan sarana air bersih, peningkatan kesejahteraan ASN/PPPK/tenaga kontrak, bantuan tugas belajar S2/S3, serta penguatan lembaga adat.

Selain itu, terdapat 12 kegiatan prioritas infrastruktur yang difokuskan pada peningkatan konektivitas dan pelayanan dasar, seperti pembangunan tiga jembatan utama, pelebaran jalan dalam kota dan akses bandara, penataan kawasan Muara Teweh Baru, pembangunan sport center di ibu kota kecamatan, Waterfront City, SPAM IKK, rehabilitasi RSUD Muara Teweh, penataan kawasan eks Bandara Beringin, hingga normalisasi Sungai Bengaris.

"Saya mengajak seluruh jajaran pemerintah daerah dan pemangku kepentingan untuk meneguhkan komitmen menjalankan program prioritas RPJMD 2025–2029, khususnya Tahap II, yakni penguatan produktivitas sektor unggulan dan pelayanan publik sebagai penggerak transformasi ekonomi daerah," jelas Shalahuddin.

Bupati Barito Utara Shalahuddin membuka secara Forum Konsultasi Publik Rancangan Awal RKPD Kabupaten Barito Utara Tahun 2027 di Aula Bapperida Muara Teweh, Kamis (12/2/2026). ANTARA/Dokumen Pribadi

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) Barito Utara Edi Kesumajaya menyampaikan forum ini merupakan tahapan penting dalam rangkaian penyusunan RKPD 2027, setelah sebelumnya dilaksanakan Musrenbang Desa/Kelurahan dan Musrenbang Kecamatan.

Forum konsultasi publik ini menjadi ruang bersama untuk menyempurnakan rancangan awal RKPD. Kami mengajak seluruh perangkat daerah dan masyarakat memberikan masukan yang konstruktif.

"Seluruh saran yang disampaikan akan dituangkan dalam berita acara kesepakatan sebagai dasar penyempurnaan rancangan rencana kerja perangkat daerah,” ujar Edi Kesumajaya.

Baca juga: Bupati Barito Utara tegaskan kapasitas fiskal daerah cukup biayai 11.12 Gaspol

Ia menambahkan, forum ini juga menjadi wadah untuk menyepakati permasalahan pembangunan daerah, prioritas pembangunan, arah kebijakan, serta program dan kegiatan beserta target kinerjanya agar selaras dengan prioritas pembangunan nasional dan provinsi.

Rangkaian kegiatan diisi dengan paparan rancangan awal RKPD 2027, penyampaian capaian indikator makro dan mikro oleh Badan Pusat Statistik (BPS), paparan realisasi dan proyeksi pendapatan daerah oleh Badan Pengelola Pendapatan Daerah (BPPD), serta pemaparan realisasi dan proyeksi anggaran oleh Badan Pengelola Keuangan Aset (BPKA) Barito Utara.

Diskusi berlangsung aktif dengan berbagai masukan dan saran dari peserta untuk penyempurnaan dokumen perencanaan pembangunan tahun 2027. Kegiatan ditutup dengan pembacaan dan penandatanganan berita acara kesepakatan oleh Kepala Bapperida, kepala perangkat daerah, dan perwakilan masyarakat, serta penutupan resmi oleh Bupati Barito Utara.

Baca juga: Bupati Barut dukung penguatan Posyandu melalui SMM PAMA Healthy Awards 2026

Baca juga: DPRD Barut kunjungi Montallat II, pastikan realisasi anggaran tepat sasaran

Baca juga: Anggota DPRD Barut apresiasi bantuan digitalisasi pendidikan di SMPN 1 Benangin



Pewarta :
Uploader: Admin 2
COPYRIGHT © ANTARA 2026