Pemboman Kelompok IS Menewaskan Empat Orang
Senin, 6 April 2015 14:24 WIB
Bendera ISIS (ANTARA FOTO/Adeng Bustomi) Istimewa
Tripoli (ANTARA News) - Seorang penyerang meledakkan diri dan menewaskan
empat orang di luar Misrata, kota ketiga Libya, yang dikuasai milisi,
pada Minggu dan kelompok Negara Islam (IS) menyatakan bertanggung jawab
atas serangan tersebut.
Kantor berita LANA milik pemerintahan Tripoli --yang didukung milisi-- mengatakan 21 orang juga terluka akibat pengebom itu meledakkan kendaraan penuh bahan peledak di pos pemeriksaan Saddada di bagian timur kota itu.
Radio IS Al-Bayan menyebut seorang sukarelawan bernama Abu Dujana sebagi sosok yang melakukan serangan, mewakili cabang IS di wilayah Tripolitania.
Kelompok pejihad itu, yang terkenal karena kekuasaannya yang brutal di Irak dan Suriah, telah mendirikan cabang di seluruh tiga wilayah bersejarah di Libya.
Pada Februari, cabang Tripolitania mengeluarkan video mengerikan berupa penebasan kepala 21 warga Kristen, sebagian besar warga negara Mesir, sehingga membuat Kairo melancarkan serangan-serangan udara pembalasan terhadap target-target pejihad di negara Afrika Utara itu.
Pada Januari, kelompok itu menyatakan sebagai pihak yang bertanggung jawab atas serangan ke sebuah target="_blank">
Dalam peristiwa itu, setidaknya sembilan orang tewas, termasuk lima warga negara asing.
Libya memiliki dua pemerintahan dan dua parlemen sejak milisi Fajar Libya merebut Tripoli pada Agustus dan pemerintahan yang diakui internasional meninggalkan ibu kota ke bagian timur jauh negara tersebut, demikian AFP.
(Uu.T008)
Kantor berita LANA milik pemerintahan Tripoli --yang didukung milisi-- mengatakan 21 orang juga terluka akibat pengebom itu meledakkan kendaraan penuh bahan peledak di pos pemeriksaan Saddada di bagian timur kota itu.
Radio IS Al-Bayan menyebut seorang sukarelawan bernama Abu Dujana sebagi sosok yang melakukan serangan, mewakili cabang IS di wilayah Tripolitania.
Kelompok pejihad itu, yang terkenal karena kekuasaannya yang brutal di Irak dan Suriah, telah mendirikan cabang di seluruh tiga wilayah bersejarah di Libya.
Pada Februari, cabang Tripolitania mengeluarkan video mengerikan berupa penebasan kepala 21 warga Kristen, sebagian besar warga negara Mesir, sehingga membuat Kairo melancarkan serangan-serangan udara pembalasan terhadap target-target pejihad di negara Afrika Utara itu.
Pada Januari, kelompok itu menyatakan sebagai pihak yang bertanggung jawab atas serangan ke sebuah target="_blank">
Dalam peristiwa itu, setidaknya sembilan orang tewas, termasuk lima warga negara asing.
Libya memiliki dua pemerintahan dan dua parlemen sejak milisi Fajar Libya merebut Tripoli pada Agustus dan pemerintahan yang diakui internasional meninggalkan ibu kota ke bagian timur jauh negara tersebut, demikian AFP.
(Uu.T008)
Pewarta :
Editor : Ronny
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
DPRD Palangka Raya minta modernisasi pelayanan tak menyusahkan kelompok rentan
28 January 2026 11:50 WIB
Tim PkM UMPR latih kelompok tani di Kabupaten Pulang Pisau kelola web profil
29 November 2025 21:51 WIB
Legislator Kapuas apresiasi panen 6 ton ikan patin Kelompok Perikanan Dahiran
30 October 2025 20:13 WIB
Universitas PGRI Palangka Raya gelar pelatihan diversifikasi olahan ikan di Pulang Pisau
09 September 2025 16:44 WIB
Terpopuler - Internasional
Lihat Juga
Donald Trump tolak hak kembali warga Palestina dalam rencananya untuk Gaza
11 February 2025 9:13 WIB