Polisi Bekuk 3 Pembunuh Wartawati
Senin, 20 Juli 2015 15:21 WIB
Ilustrasi - Polisi tangkap pelaku pembunuhan.(ANTARA)
Depok (Antara Kalteng) - Kepolisian Resor Kota Depok berhasil membekuk tiga dari empat pelaku pembunuhan terhadap wartawati Nurbaety Rofiq.
"Pelaku ditangkap di Bojong Gede. Satu orang lagi masih kita kejar," kata Kapolres Kota Depok Kombes Pol Dwiyono di Polres Depok, Senin.
Ketiga orang pelaku pembunuhan tersebut adalah S (22 tahun), JA (21), dan HU (22), sedangkan seorang pelaku yang masih buron adalah D.
Kapolres menjelaskan para pelaku menjalankan aksinya pada Sabtu (4/7) saat umat Islam sedang melakukan sahur. Namun karena aksinya diketahui oleh Nurbaety maka pelaku menghabisi walaupun korban sempat melakukan perlawanan.
"Pelaku mengetahui kalau korban tinggal seorang diri," ujarnya.
Sementara itu Kasat Reskrim Polresta Depok Kompol Teguh Nugroho menjelaskan kasus ini diduga murni pencurian, dan tidak ada kaitan dengan profesi korban.
Menurut dia, para pelaku berprofesi sebagai buruh, dan ada juga tukang ojek. Sedangkan barang bukti yang dimiliki korban, antara lain laptop, kamera, dan ponsel.
"Kami mengejar satu orang pelaku lagi sebagai otak dari pembunuhan tersebut," katanya.
"Pelaku ditangkap di Bojong Gede. Satu orang lagi masih kita kejar," kata Kapolres Kota Depok Kombes Pol Dwiyono di Polres Depok, Senin.
Ketiga orang pelaku pembunuhan tersebut adalah S (22 tahun), JA (21), dan HU (22), sedangkan seorang pelaku yang masih buron adalah D.
Kapolres menjelaskan para pelaku menjalankan aksinya pada Sabtu (4/7) saat umat Islam sedang melakukan sahur. Namun karena aksinya diketahui oleh Nurbaety maka pelaku menghabisi walaupun korban sempat melakukan perlawanan.
"Pelaku mengetahui kalau korban tinggal seorang diri," ujarnya.
Sementara itu Kasat Reskrim Polresta Depok Kompol Teguh Nugroho menjelaskan kasus ini diduga murni pencurian, dan tidak ada kaitan dengan profesi korban.
Menurut dia, para pelaku berprofesi sebagai buruh, dan ada juga tukang ojek. Sedangkan barang bukti yang dimiliki korban, antara lain laptop, kamera, dan ponsel.
"Kami mengejar satu orang pelaku lagi sebagai otak dari pembunuhan tersebut," katanya.
Pewarta : Feru Lantara
Editor : Zaenal A.
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Kartini bidang informasi, berjibaku melawan risiko COVID-19 di Palangka Raya
21 April 2020 16:55 WIB, 2020
Wartawati pertama Indonesia resmi jadi pahlawan nasional setelah dua kali gagal
07 November 2019 14:35 WIB, 2019
Sempat dikira jadi korban tsunami Palu, wartawati Radar Sampit berhasil selamat
30 September 2018 8:19 WIB, 2018
Wartawati Radar Sampit tidak diketahui nasibnya di lokasi gempa Palu
29 September 2018 19:13 WIB, 2018