Muara Teweh (Antara Kalteng) - Bupati Barito Utara, Kalimantan Tengah, Nadalsyah meletakkan batu pertama pembangunan Sistem Penyediaan Air Minum unit Instalasi Kota Kecamatan Lemo Kecamatan Teweh Tengah guna pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat dalam hal pemenuhan kebutuhan air bersih.
"Pembangunan SPAM IKK Lemo ini dibangun melalui dana APBN tahun 2015 pada Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, sedangkan penyediaan lahannya oleh Pemkab Barito Utara," kata Bupati Nadalsyah di Desa Lemo Kecamatan Teweh Tengah, Jumat.
Hal ini menunjukkan bahwa dalam rangka melaksanakan pembangunan pemerintah daerah telah melaksanakan berbagai upaya antara lain dengan berkoordinasi dengan pemerintah pusat sehingga melalui kerja sama ini pembangunan SPAM ini dapat terlaksana.
Pembangunan sarana SPAM unit IKK ini, nantinya diharapkan akan meningkatkan pelayanan kepada masyarakat dalam rangka pelayanan dan penyediaan air bersih yang bersumber dari Sungai Barito bagi masyarakat khususnya masyarakat di Desa Lemo I dan Lemo II yang berjumlah 408 kepala keluarga dapat terpenuhi dari segi kuantitas, kontinyuitas, bahkan kualitas airnya.
"Sarana SPAM yang akan dibangun ini berkapasitas 10 liter per detik. Sebelumnya pernah diusulkan supaya dibangun 20 liter per detik, namun karena terkendala jumlah penduduk, maka hanya dibangun 10 liter/detik," kata dia.
Ini penring mengingat pengolahan air yang ada kapasitasnya hanya lima liter per detik dan kondisinya pun sudah cukup usang, sehingga tidak mampu dan tidak maksimal untuk melayani pemenuhan kebutuhan air bersih warga di dua desa.
Sementara selama ini warga Lemo hanya mendapatkan air bersih dari sistem pengaliran air bersih dari sistem gravitasi yang berada di Dusun Pararawen, namun dengan adanya SPAM IKK yang akan dibangun dengan dana sebesar Rp7 miliar lebih ini diharapkan dapat memenuhi kebutuhan air di Desa Lemo.
"Saya sampaikan terima kasih kepada masyarakat pemilik lahan yang bersedia dibebaskan. Saya berharap warga Lemo dapat membantu kelancaran pembangunannya kerena SPAM ini merupakan salah satu perhatian dan upaya pemerintah dalam meningkatkan pelayanan kepada mastarakat," jelasnya.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum Barito Utara, Ferry Kusmiadi mengatakan, pembangunan SPAM unit IKK Lemo ini merupakan bantuan dana dari APBN dengan total nilai sebesar Rp7,5 miliar yang ditargetkan pada tahun 2015 ini pembangunan SPAM unit IKK Lemo ini selesai dikerjakan PT Provitama Persada Teknik.
"Kita harapkan pembangunan sarana air bersih ini berjalan sesuai rencana," kata Ferry.
"Pembangunan SPAM IKK Lemo ini dibangun melalui dana APBN tahun 2015 pada Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, sedangkan penyediaan lahannya oleh Pemkab Barito Utara," kata Bupati Nadalsyah di Desa Lemo Kecamatan Teweh Tengah, Jumat.
Hal ini menunjukkan bahwa dalam rangka melaksanakan pembangunan pemerintah daerah telah melaksanakan berbagai upaya antara lain dengan berkoordinasi dengan pemerintah pusat sehingga melalui kerja sama ini pembangunan SPAM ini dapat terlaksana.
Pembangunan sarana SPAM unit IKK ini, nantinya diharapkan akan meningkatkan pelayanan kepada masyarakat dalam rangka pelayanan dan penyediaan air bersih yang bersumber dari Sungai Barito bagi masyarakat khususnya masyarakat di Desa Lemo I dan Lemo II yang berjumlah 408 kepala keluarga dapat terpenuhi dari segi kuantitas, kontinyuitas, bahkan kualitas airnya.
"Sarana SPAM yang akan dibangun ini berkapasitas 10 liter per detik. Sebelumnya pernah diusulkan supaya dibangun 20 liter per detik, namun karena terkendala jumlah penduduk, maka hanya dibangun 10 liter/detik," kata dia.
Ini penring mengingat pengolahan air yang ada kapasitasnya hanya lima liter per detik dan kondisinya pun sudah cukup usang, sehingga tidak mampu dan tidak maksimal untuk melayani pemenuhan kebutuhan air bersih warga di dua desa.
Sementara selama ini warga Lemo hanya mendapatkan air bersih dari sistem pengaliran air bersih dari sistem gravitasi yang berada di Dusun Pararawen, namun dengan adanya SPAM IKK yang akan dibangun dengan dana sebesar Rp7 miliar lebih ini diharapkan dapat memenuhi kebutuhan air di Desa Lemo.
"Saya sampaikan terima kasih kepada masyarakat pemilik lahan yang bersedia dibebaskan. Saya berharap warga Lemo dapat membantu kelancaran pembangunannya kerena SPAM ini merupakan salah satu perhatian dan upaya pemerintah dalam meningkatkan pelayanan kepada mastarakat," jelasnya.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum Barito Utara, Ferry Kusmiadi mengatakan, pembangunan SPAM unit IKK Lemo ini merupakan bantuan dana dari APBN dengan total nilai sebesar Rp7,5 miliar yang ditargetkan pada tahun 2015 ini pembangunan SPAM unit IKK Lemo ini selesai dikerjakan PT Provitama Persada Teknik.
"Kita harapkan pembangunan sarana air bersih ini berjalan sesuai rencana," kata Ferry.