
Bupati Shalahuddin pastikan pemda siap bantu warga korban kebakaran

Muara Teweh (ANTARA) - Bupati Barito Utara, Kalimantan Tengah, Shalahuddin memastikan pemerintah daerah siap membantun masyarakat yang mengalami musibah atas peristiwa kebakaran yang terjadi di Jalan Merak Muara Teweh pada Rabu (7/1) malam.
“Atas nama Pemkab Barito Utara, saya menyampaikan rasa prihatin dan empati yang mendalam kepada warga yang terdampak kebakaran ini. Musibah seperti ini tentu tidak kita harapkan, namun pemerintah daerah akan hadir dan berupaya memberikan bantuan sesuai ketentuan yang berlaku,” kata Shalahuddin saat berada di lokasi kebakaran di Muara Teweh, Kamis.
Shalahuddin bertemu langsung dengan warga terdampak dan menyampaikan rasa empati serta keprihatinan atas musibah yang terjadi.
Bupati langsung menginstruksikan sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) terkait agar segera mengambil langkah cepat dalam penanganan pascakebakaran, termasuk penyaluran bantuan dan tali asih sebagai bentuk perhatian pemerintah daerah.
"Saya minta OPD terkait segera berkoordinasi untuk membantu warga, baik melalui bantuan darurat maupun tali asih. Kita ingin memastikan masyarakat yang terdampak tidak merasa sendiri dan mendapat perhatian dari pemerintah,” katanya.
Baca juga: Kebakaran di Muara Teweh hanguskan empat toko dan satu rumah
Pemerintah Kabupaten Barito Utara juga mengimbau masyarakat agar senantiasa waspada terhadap potensi kebakaran, khususnya pada malam hari, serta memastikan instalasi listrik dan sumber api dalam kondisi aman guna mencegah kejadian serupa terulang kembali.
Berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Barito Utara peristiwa kebakaran pada Rabu malam sekitar pukul 23.01 WIB itu mengakibatkan empat toko dan satu rumah ludes terbakar.
Peristiwa kebakaran yang terjadi saat hujan itu pada Rabu (7/1/) malam sekitar pukul 23.01 WIB yang mengakibatkan empat toko semi permanen dan satu buah rumah berkonstruksi kayu yang terletak di belakang bangunan toko tersebut habis terbakar.
Bangun terbakar sebuah rumah yang dihuni H Rani yang terletak di belakang empat pintu toko miliknya yang disewakan kepada Wanra Samosir menyewa satu pintu berjualan sembako, Abdan menyewa dua pintu toko gorden dan Imam menyewa satu pintu untuk usaha foto studio.
Baca juga: RSUD Muara Teweh tegaskan parkir gratis di area rumah sakit
Baca juga: Bupati Barut komitmen percepat program dan penyerapan anggaran 2026
Pewarta : Kasriadi
Editor: Muhammad Arif Hidayat
COPYRIGHT © ANTARA 2026
