Sampit (Antara Kalteng) - PT Kalstar Aviation berencana kembali beroperasi di Bandara Haji Asan Sampit Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah, mulai Sabtu seiring makin berkurangnya kabut asap menyaput kota ini.

"Rencananya Sabtu terbang bila cuaca stabil," kata Branch Manager Kalstar Aviation Sampit, Novallino di Sampit, Kamis.

Sebulan terakhir, operasional Kalstar terganggu akibat pekatnya asap. Bahkan beberapa pekan terakhir, Kalstar tak mengoperasikan semua pesawatnya akibat asap sangat pekat, sehingga aktivitas di bandara tersebut lumpuh total karena Kalstar merupakan satu-satunya maskapai yang beroperasi di Kotawaringin Timur.

Saat asap sangat pekat beberapa waktu lalu, jarak pandang terparah hanya berkisar antara lima hingga 50 meter. Kondisi itu tentu saja sangat tidak memungkinkan bagi pesawat untuk beroperasi di Sampit.

Hujan beberapa hari terakhir sangat membantu menghilangkan kepekatan asap. Dua hari terakhir, jarak pandang cukup membaik bahkan hingga 3000 meter, cukup bagus untuk penerbangan. Meski begitu, Kalstar masih melihat perkembangan dalam beberapa hari ini dengan harapan cuaca benar-benar membaik.

Data Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika Stasiun Bandara Haji Asan Sampit, jarak pandang sepanjang Kamis ini terus membaik. Bahkan pukul 16:00 WIB, jarak pandang mencapai 4000 meter meski masih ada asap tipis.

Hasil pantauan satelit, titik panas di Kotawaringin Timur pada Kamis pagi, nihil. Sementara itu, titik panas di kabupaten tetangga yaitu Katingan sebanyak 14 titik dan Seruyan 2 titik.

Kondisi cuaca pada Jumat (30/10) diprediksi berawan dan berpotensi hujan badai dan guntur. Meski diprediksi asap masih muncul, namun jarak pandang cukup bagus yaitu antara 500 hingga 3000 meter.

Suhu diprediksi 23 hingga 34 derajat celsius dan kelembaban udara 40 sampai 97 persen. Sementara itu arah angin bertiup dari Tenggara hingga Selatan dengan kecepatan 5 sampai 14 km/jam. 

Pewarta : Norjani
Editor : Ronny
Copyright © ANTARA 2024