Samarinda (Antara Kalteng) - Ledakan diduga bom terjadi di depan Gereja Oikumene di Jalan Dr Cipto Mangunkusumo, Samarinda, Kalimantan Timur, Minggu siang, mengakibatkan sedikitnya empat orang terluka.
"Peristiwa terjadi sekitar pukul 11.30 WITA," kata Kepala Bidang Humas Kepolisian Daerah Kalimantan Timur Kombespol Fajar Setiawan kepada Antara, hari ini.
Ia mengatakan ledakan itu diduga dari bom molotov yang disimpan di sebuah tas yang kemudian dilemparkan pelaku yang kini sudah diamankan di markas Polresta Samarinda.
"Pelaku sudah ditangkap dan saat ini ditahan di Mapolres Samarinda," tambahnya.
Dari lokasi kejadian, Antara melaporkan Tim Gegana Polda Kalimantan Timur dan polisi mensterilisasi tempat ledakan untuk keperluan penyelidikan awal dan menyelidiki jenis bom yang meledak.
Empat orang terluka dalam ledakan itu dan mereka sebagian besar anak-anak dan balita. Semuanya telah dibawa ke rumah sakit terdekat untuk dirawat.
Ledakan Bom Di Depan Gereja Oikumene, 4 Orang Terluka
Minggu, 13 November 2016 15:40 WIB
Ilustrasi (ANTARA FOTO/Irsan Mulyadi)
Pewarta : Amirullah/Didik Kusbiantoro
Editor : Ronny
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Donald Trump konfirmasi bom seberat 2.000 pon dalam perjalanan menuju Israel
26 January 2025 15:49 WIB, 2025
Rezim Assad jadikan Gunung Qasioun sebagai pabrik bom barel selama perang
02 January 2025 17:52 WIB, 2025
Ancaman bom pada kegiatan wisuda Universitas Katolik Parahyangan Bandung
15 November 2024 15:08 WIB, 2024
Reaksi Pj Gubernur Papua terkait pelemparan bom molotov di kantor media
17 October 2024 14:49 WIB, 2024