Ternyata Sayuran Ini Bisa Halau Kanker Prostat
Selasa, 21 Maret 2017 15:17 WIB
etani menunjukan brokoli yang dipanen lebih awal di ladangnya yang tertutup abu vulkanik erupsi Gunung Sinabung, di Desa Sukandebi, Karo, Sumatera Utara, Minggu (28/6/2015). (ANTARA FOTO/Irsan Mulyadi)
Jakarta (Antara Kalteng) - Konsumsi sayuran kaya sulforaphane semisal brokoli bisa membantu para pria mengurangi risiko terkena kanker prostat, menurut sebuah studi.
Studi yang dipublikasikan dalam Journal of Nutritional Biochemistry itu menunjukkan, sulforaphane dapat mempengaruhi panjang RNA non-genetik (lncRNAs), yang menawarkan cara baru mencegah atau memperlambat perkembangan sel-sel ganas. Salah satu jenis lncRNA (RNA)- disebut LINC01116 - dapat dikurangi dengan pengobatan sulforaphane.
"Studi ini menunjukkan bahwa pengobatan dengan sulforaphane bisa menormalkan kadar lncRNA ini," kata Laura Beaver, Research Associate dari Oregon State University di Amerika Serikat.
Saat LINC01116 terganggu, maka kemampuan sel kanker prostat membentuk koloni turun empat kali lipat. "Ini mungkin berhubungan dengan lebih dari sekedar pencegahan kanker. Ini akan menjadi nilai lebih bila kita bisa mengembangkan metode untuk lebih memperlambat kanker," tutur Beaver. Kanker prostat sendiri merupakan jenis kanker kedua terbanyak yang dialami para kaum adam saat ini. Demikian seperti dilansir Indian Express.
Studi yang dipublikasikan dalam Journal of Nutritional Biochemistry itu menunjukkan, sulforaphane dapat mempengaruhi panjang RNA non-genetik (lncRNAs), yang menawarkan cara baru mencegah atau memperlambat perkembangan sel-sel ganas. Salah satu jenis lncRNA (RNA)- disebut LINC01116 - dapat dikurangi dengan pengobatan sulforaphane.
"Studi ini menunjukkan bahwa pengobatan dengan sulforaphane bisa menormalkan kadar lncRNA ini," kata Laura Beaver, Research Associate dari Oregon State University di Amerika Serikat.
Saat LINC01116 terganggu, maka kemampuan sel kanker prostat membentuk koloni turun empat kali lipat. "Ini mungkin berhubungan dengan lebih dari sekedar pencegahan kanker. Ini akan menjadi nilai lebih bila kita bisa mengembangkan metode untuk lebih memperlambat kanker," tutur Beaver. Kanker prostat sendiri merupakan jenis kanker kedua terbanyak yang dialami para kaum adam saat ini. Demikian seperti dilansir Indian Express.
Pewarta : Lia Wanadriani Santosa
Editor : Rachmat Hidayat
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Sering kencing malam hari? waspadai gejala prostat yang mengganggu kualitas hidup pria
01 October 2025 13:39 WIB
Van Gaal telah jalani 25 kali perawatan radiasi tangani kanker prostat
12 April 2022 14:51 WIB, 2022
Terpopuler - Kuliner
Lihat Juga
Yuk nikmati kuliner Korea ala NEO Palma Palangka Raya lewat '60 Seconds to Seoul'
24 March 2026 20:38 WIB
Jalur selatan sediakan restoran Sunda sebagai pilihan tempat istirahat pemudik
23 March 2026 12:14 WIB