Sampit (Antara Kalteng) - Pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah, membuka gerai bersama untuk memasarkan penganan khas Sampit produksi pelaku usaha lokal.

"Kami mendorong supaya industri kecil bisa lebih baik lagi, dari segi kemasan, isi dan lainnya. Outlet (gerai) ini untuk membantu pelaku usaha kecil agar mudah memasarkan hasil produksi industri rumahan mereka," kata Koordinator Penggerak Masyarakat Industri UMKM Kotim, Ahmad Sofyan di Sampit, Jumat.

Gerai UMKM yang diberi nama "Dapur Olah-oleh Jelawat" itu berlokasi di Jalan Achmad Yani Sampit. Gerai ini menempati sebuah ruangan pada bangunan "Rumah Kemasan Jelawat" yang dikelola pemerintah daerah untuk membantu UMKM.

Peresmian gerai UMKM ini dihadiri Kepala Dinas Perikanan Kotawaringin Timur, Heriyanto dan Ketua Tim Penggerak PKK Kotawaringin Timur, Forisni Aprilista. Nama "jelawat" diambil dari nama ikan air tawar yang khas dan telah dijadikan ikon daerah Kotawaringin Timur.

Gerai ini diisi berbagai jenis penganan hasil olahan pelaku usaha lokal, seperti kerupuk, keripik, nuget, amplang, kue kering, ikan kering dan lainnya. Sebagian camilan sengaja dibuat dengan bahan dasar ikan jelawat yang merupakan ikan khas daerah.

Sofyan mengakui, potensi usaha kecil di Kotawaringin Timur sangat besar. Perlu bantuan semua pihak agar masyarakat bisa memanfaatkan potensi besar di desa masing-masing demi peningkatan kesejahteraan.

"Program kami tidak lepas dari program pemerintah. Kami akan bekerjasama dengan dinas terkait untuk membantu memasarkan produk hasil industri UMKM lokal," kata Sofyan.

Kepala Dinas Perikanan Kotawaringin Timur, Heriyanto mengapresiasi kreativitas pelaku usaha kecil yang menggunakan ikan sebagai bahan dasar pembuatan berbagai jenis penganan. Selain menambah varian penganan sehat, ini juga berdampak pada serapan hasol tangkapan ikan nelayan.

"Ini sangat membantu usaha perikanan yang bergerak dalam industri pengolahannya. Sudah ada penampung hasil industri UMKM tapi belum banyak. Kendalanya pemasaran. Makanya gerai UMKM ini sangat bagus dalam membantu pemasaran," kata Heriyanto.

Program ini juga sejalan dengan langkah pemerintah daerah yang mencanangkan Sampit sebagai kota tujuan wisata. Sangat diperlukan tempat yang mudah dijangkau dan barang khas yang bisa dijadikan oleh-oleh bagi wisatawan yang datang ke daerah ini.