Aktivitas fisik yang perlu dilakukan penderita penyakit jantung
Jumat, 26 Oktober 2018 10:57 WIB
Ilustrasi jantung (foto: thinkstock)
Jakarta (Antaranews Kalteng) - Penderita penyakit jantung perlu melakukan aktivitas fisik ringan seperti berdiri atau berjalan dengan santai selama tujuh menit setelah 20 menit duduk di depan komputer atau menonton televisi, menurut sebuah studi.
Studi yang dipresentasikan pada Kongres Kardiovaskular Kanada (CCC) 2018 di Toronto beberapa waktu lalu itu menunjukkan bergerak bisa menangkal risiko berkurangnya angka harapan hidup, terutama jika bisa membakar lebih dari 770 kkal per hari.
"Studi kami menunjukkan bahwa pasien penyakit jantung harus menghentikan waktu tidak aktif setiap 20 menit dengan aktivitas fisik ringan 7 menit," kata Ailar Ramadi dari Universitas Alberta, Edmonton, Kanada.
Baca juga: Sehatkan jantung dengan 'superfood' ini
Baca juga: Terapi untuk pasien jantung koroner
"Kegiatan sederhana seperti berdiri dan berjalan dengan langkah biasa akan menghabiskan lebih dari 770 kkal dalam sehari," tambah dia seperti dilansir Indian Express, Senin (22/10).
Untuk keperluan studi, para peneliti melibatkan 132 orang yang menderita penyakit arteri koroner. Mereka rata-rata berusia 63 tahun dan 77 persennya adalah laki-laki.
Selama masa studi, para partisipan mengenakan alat pemantau aktivitas di lengan selama rata-rata 22 jam sehari selama lima hari.
Alat ini untuk mencatat jumlah energi yang dihabiskan selama istirahat (dari gaya hidup tak aktif), jumlah waktu tidak aktif dan jumlah serta durasi istirahat selama setiap jam perilaku tak aktif.
“Studi kami menunjukkan setiap jam waktu duduk, pasien penyakit jantung harus menambahkan hingga 21 menit aktivitas fisik ringan. Ini akan menghabiskan 770 kkal sehari, jumlah yang terkait dengan risiko kematian dini yang lebih rendah," kata Ramadi.
Baca juga: Benarkah konsumsi keju sebabkan masalah jantung?
Baca juga: Berikan pertolongan pertama saat denyut jantung sangat cepat
Studi yang dipresentasikan pada Kongres Kardiovaskular Kanada (CCC) 2018 di Toronto beberapa waktu lalu itu menunjukkan bergerak bisa menangkal risiko berkurangnya angka harapan hidup, terutama jika bisa membakar lebih dari 770 kkal per hari.
"Studi kami menunjukkan bahwa pasien penyakit jantung harus menghentikan waktu tidak aktif setiap 20 menit dengan aktivitas fisik ringan 7 menit," kata Ailar Ramadi dari Universitas Alberta, Edmonton, Kanada.
Baca juga: Sehatkan jantung dengan 'superfood' ini
Baca juga: Terapi untuk pasien jantung koroner
"Kegiatan sederhana seperti berdiri dan berjalan dengan langkah biasa akan menghabiskan lebih dari 770 kkal dalam sehari," tambah dia seperti dilansir Indian Express, Senin (22/10).
Untuk keperluan studi, para peneliti melibatkan 132 orang yang menderita penyakit arteri koroner. Mereka rata-rata berusia 63 tahun dan 77 persennya adalah laki-laki.
Selama masa studi, para partisipan mengenakan alat pemantau aktivitas di lengan selama rata-rata 22 jam sehari selama lima hari.
Alat ini untuk mencatat jumlah energi yang dihabiskan selama istirahat (dari gaya hidup tak aktif), jumlah waktu tidak aktif dan jumlah serta durasi istirahat selama setiap jam perilaku tak aktif.
“Studi kami menunjukkan setiap jam waktu duduk, pasien penyakit jantung harus menambahkan hingga 21 menit aktivitas fisik ringan. Ini akan menghabiskan 770 kkal sehari, jumlah yang terkait dengan risiko kematian dini yang lebih rendah," kata Ramadi.
Baca juga: Benarkah konsumsi keju sebabkan masalah jantung?
Baca juga: Berikan pertolongan pertama saat denyut jantung sangat cepat
Pewarta : Lia Wanadriani Santosa
Editor : Admin Kalteng
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Ganggu aktivitas warga, perbaikan Jembatan Ambles di Bentot mendesak diperbaiki
15 January 2026 20:39 WIB
Snorkeling dan saksikan satwa liar jadi aktivitas seru di Pulau Menjangan
15 December 2025 11:27 WIB
DPRD Barut prihatin kerusakan lingkungan DAM Trinsing dampak aktivitas tambang
20 November 2025 6:41 WIB
Perpres tata kelola MBG resmi larang aktivitas masak sebelum pukul 12 malam
21 October 2025 22:46 WIB
DPRD Kalteng imbau masyarakat waspada kejahatan dan aktivitas ilegal keuangan
21 August 2025 20:23 WIB