Yusril bersedia jadi pengacara Jokowi
Rabu, 7 November 2018 8:52 WIB
Pakar Hukum Tata Negara Yusril Ihza Mahendra (kiri) dan Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Erick Thohir (kanan). (Foto: Dokumentasi Yusril Ihza Mahendra)
Jakarta (Antaranews Kalteng) - Presiden Joko Widodo menyebut bersyukur dan Alhamdulillah setelah pakar hukum tata negara, Yusril Ihza Mahendra, setuju menjadi pengacara pasangan capres-cawapres Joko Widodo-Ma'ruf Amin pada Pemilu 2019.
"Bagus. Alhamdulillah," kata Joko Widodo (Jokowi) di Depo MRT Lebak Bulus, Selasa.
Sebelumnya, Yusril menyatakan kesediaannya menjadi penasehat hukum bagi pasangan nomor urut 01 itu setelah bertemu dengan Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma'ruf, Erick Thohir.
Jokowi sendiri menyambut baik kesediaan Yusril yang disebutnya memiliki pengalaman dan profesionalitas yang tak bisa diragukan lagi.
Ia mengatakan, keinginan untuk menggandeng Yusril datang dari dirinya dan juga Erick Tohir.
"Kita yang minta, Pak Erick yang minta," katanya.
Baca juga: Steven Zhang gantikan Erick Thohir sebagai presiden Inter Milan
Menurut Mantan Gubernur DKI itu, pemilihan sosok Yusril didasarkan pada profesionalitasnya di bidang hukum dan tata negara.
"Kita tahu profesionalitasnya Pak Yusril Ihza," katanya.
Jokowi mengaku tak pernah merasa berseberangan dengan Yusril Ihza yang pernah menjadi pengacara HTI beberapa waktu lalu.
"Nggak pernah, beliau dimana-mana profesional," katanya.
"Bagus. Alhamdulillah," kata Joko Widodo (Jokowi) di Depo MRT Lebak Bulus, Selasa.
Sebelumnya, Yusril menyatakan kesediaannya menjadi penasehat hukum bagi pasangan nomor urut 01 itu setelah bertemu dengan Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma'ruf, Erick Thohir.
Jokowi sendiri menyambut baik kesediaan Yusril yang disebutnya memiliki pengalaman dan profesionalitas yang tak bisa diragukan lagi.
Ia mengatakan, keinginan untuk menggandeng Yusril datang dari dirinya dan juga Erick Tohir.
"Kita yang minta, Pak Erick yang minta," katanya.
Baca juga: Steven Zhang gantikan Erick Thohir sebagai presiden Inter Milan
Menurut Mantan Gubernur DKI itu, pemilihan sosok Yusril didasarkan pada profesionalitasnya di bidang hukum dan tata negara.
"Kita tahu profesionalitasnya Pak Yusril Ihza," katanya.
Jokowi mengaku tak pernah merasa berseberangan dengan Yusril Ihza yang pernah menjadi pengacara HTI beberapa waktu lalu.
"Nggak pernah, beliau dimana-mana profesional," katanya.
Pewarta : Hanni Sofia
Editor : Ronny
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Larangan polisi duduki jabatan sipil, Yusril sebut jadi masukan penting Komisi Reformasi
13 November 2025 23:22 WIB
Bangsa yang besar menghargai sejarah dan budaya sendiri, kata Menko Yusril
27 October 2025 23:20 WIB
Menko Yusril: Diplomasi RI-AS menyimpan sejarah, kini menuju kolaborasi lebih kuat
12 June 2025 12:09 WIB
Menko Yusril pastikan mantan tokoh militan Jamaah Islamiyah Hambali berstatus WNI
25 January 2025 17:25 WIB, 2025
Yusril mundur sebagai Ketum Partai Bulan Bintang, digantikan Fahri Bachmid
19 May 2024 14:59 WIB, 2024
Terpopuler - Lintas Daerah
Lihat Juga
AKBP Didik dicopot dari jabatan Kapolres Bima Kota terkait dugaan kasus narkoba
12 February 2026 17:22 WIB