Fadli Zon dituntut meminta maaf
Kamis, 7 Februari 2019 11:58 WIB
Wakil Ketua DPR Fadli Zon (ANTARA FOTO/M Agung Rajasa) (Istimewa)
Jakarta (Antaranews Kalteng) - Ketua Umum Relawan Millenial Jokowi Ma’ruf (REMAJA) Misbahul Ulum meminta Wakil Ketua DPR Fadli Zon untuk meminta maaf atas puisinya yang berjudul "Doa yang Tertukar".
Meski sudah melalui klarifikasi singkat kepada Menteri Agama via cuitannya di akun Twitter, Fadli Zon dinilai telah menistakan Mbah Moen (KH Maimoen Zubair) melalui puisinya, demikian Misbahul dalam keterangan pers yang diterima, Kamis.
Menurut Misbahul, semua orang paham bahwa maksud dari puisi itu mengarah kepada kunjungan Jokowi ke Mbah Moen, kiai sepuh pengasuh Pondok Pesantren Al Anwar, Sarang, Rembang, Jawa Tengah.
"Perlu diketahui oleh Pak Fadli Zon bahwa KH Maimoen Zubair itu adalah ulama sepuh panutan kaum santri dari partai apa pun. Jadi, saya sebagai santri merasa tersinggung karena ulama sepuh kami telah beliau lecehkan,” kata Misbahul.
Santri yang juga Wakil Sekretaris Jenderal Majelis Ulama Indonesia (MUI) ini meminta Fadli Zon untuk tidak menggampangkan persoalan ini dan meminta maaf kepada Mustasyar (penasihat) Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) itu.
“Kami menuntut agar Pak Fadli Zon segera minta maaf kepada beliau sebelum ada reaksi yang sama-sama tidak kita inginkan dari santri lain yang tersinggung,” katanya.
Meski sudah melalui klarifikasi singkat kepada Menteri Agama via cuitannya di akun Twitter, Fadli Zon dinilai telah menistakan Mbah Moen (KH Maimoen Zubair) melalui puisinya, demikian Misbahul dalam keterangan pers yang diterima, Kamis.
Menurut Misbahul, semua orang paham bahwa maksud dari puisi itu mengarah kepada kunjungan Jokowi ke Mbah Moen, kiai sepuh pengasuh Pondok Pesantren Al Anwar, Sarang, Rembang, Jawa Tengah.
"Perlu diketahui oleh Pak Fadli Zon bahwa KH Maimoen Zubair itu adalah ulama sepuh panutan kaum santri dari partai apa pun. Jadi, saya sebagai santri merasa tersinggung karena ulama sepuh kami telah beliau lecehkan,” kata Misbahul.
Santri yang juga Wakil Sekretaris Jenderal Majelis Ulama Indonesia (MUI) ini meminta Fadli Zon untuk tidak menggampangkan persoalan ini dan meminta maaf kepada Mustasyar (penasihat) Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) itu.
“Kami menuntut agar Pak Fadli Zon segera minta maaf kepada beliau sebelum ada reaksi yang sama-sama tidak kita inginkan dari santri lain yang tersinggung,” katanya.
Pewarta : M Arief Iskandar
Editor : Admin Kalteng
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Fadli Zon dorong pemanfaatan potensi Indonesia sebagai pusat budaya dunia
22 February 2026 22:21 WIB
Fadli Zon dorong Sumedang jadi pusat kebudayaan Sunda dan tujuan wisata utama
18 January 2026 14:01 WIB
Menbud dorong pemetaan talenta seni berbasis data untuk pengembangan budaya
12 January 2026 14:08 WIB
Terpopuler - Lintas Daerah
Lihat Juga
Pertamina: 90 SPBU di Kalimantan siap layani kebutuhan BBM periode mudik Lebaran
12 March 2026 5:23 WIB
Terlibat penyelundupan 2 ton sabu, ABK asal Thailand divonis seumur hidup di Batam
07 March 2026 15:52 WIB
Transparansi pangan, SPPG di Jepara wajib cantumkan label harga dan kandungan gizi
06 March 2026 17:33 WIB