Logo Header Antaranews Kalteng

Polda Kalimantan Tengah perketat pengawasan narkoba jelang Idul Fitri

Jumat, 13 Maret 2026 14:38 WIB
Image Print
Direkrut Reserse Narkoba Polda Kalteng Kombes Pol Slamet Ady Purnomo. ANTARA/Rajib Rizali

Palangka Raya (ANTARA) - Direktorat Reserse Narkoba Polda Kalimantan Tengah (Kalteng) memperketat pengawasan terhadap peredaran narkotika selama Ramadhan hingga menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah.

“Kami sudah mengambil langkah-langkah untuk mengantisipasi peredaran gelap narkotika di wilayah Kalimantan Tengah,” kata Direktur Reserse Narkoba Polda Kalimantan Tengah (Kalteng) Kombes Pol Slamet Ady Purnomo di Palangka Raya, Jumat.

Dia mengungkapkan pihaknya juga telah meningkatkan kegiatan razia di sejumlah titik yang dianggap rawan peredaran narkoba serta melakukan penyelidikan pada jalur-jalur yang diduga menjadi lintasan peredaran narkotika.

Selain razia, pihaknya juga melakukan pemetaan terhadap jaringan serta jalur distribusi narkotika yang selama ini menjadi perhatian.

“Beberapa wilayah yang kami kategorikan rawan antara lain Kotawaringin Timur, Seruyan dan Kapuas, terutama yang berkaitan dengan jalur distribusi melalui laut maupun sungai,” ucapnya.

Baca juga: Temui masyarakat, Gubernur Kalteng perjuangkan keberlanjutan tambang rakyat ke Pusat

Slamet menilai wilayah-wilayah tersebut menjadi perhatian karena memiliki akses jalur distribusi yang kerap dimanfaatkan jaringan narkoba.

Selain melalui jalur darat, peredaran narkotika juga kerap memanfaatkan jalur perairan seperti sungai dan laut yang cukup banyak di wilayah Kalimantan Tengah.

“Pengungkapan terakhir yang cukup besar yaitu sekitar 35 kilogram sabu masuk melalui jalur Kabupaten Lamandau yang berbatasan dengan Provinsi Kalimantan Barat,” ujarnya.

Polda Kalimantan Tengah juga terus memperkuat koordinasi dengan aparat penegak hukum di daerah lain untuk memutus jaringan peredaran narkotika lintas wilayah.

Selain itu, personel juga disiagakan di sejumlah titik strategis untuk melakukan pemeriksaan kendaraan yang dicurigai membawa narkoba.

“Kami terus berkoordinasi dengan pihak di Kalimantan Barat untuk menutup jalur-jalur yang sering dimanfaatkan oleh jaringan narkoba,” tutur Slamet.

Baca juga: Gubernur Kalteng penuhi janji, bantuan tunai KHBS mulai diterima masyarakat

Baca juga: Gubernur Kalteng: Duka masyarakat adalah duka kami

Baca juga: Kartu Huma Betang Sejahtera bantu masyarakat dalam berbagai sektor



Pewarta :
Editor: Muhammad Arif Hidayat
COPYRIGHT © ANTARA 2026