Logo Header Antaranews Kalteng

Pimpinan Wilayah 'Aisyiyah kalteng gelar puncak Milad ke-109

Minggu, 17 Mei 2026 20:14 WIB
Image Print
Pimpinan Wilayah ‘Aisyiyah kalteng gelar puncak Milad ke-109. ANTARA/UMPR

Palangka Raya (ANTARA) - Pimpinan Wilayah 'Aisyiyah Kalimantan Tengah (PWA Kalteng) menggelar puncak Milad ke-109 pada Sabtu (16/5/2026) di Aula Kampus III Universitas Muhammadiyah Palangka Raya.

Ketua Pimpinan Wilayah ‘Aisyiyah Kalimantan Tengah, Sanawiyah di Palangka Raya, Minggu menyampaikan bahwa Milad ke-109 mengusung tema “Memperkokoh Dakwah Kemanusiaan untuk Mewujudkan Perdamaian".

"Tema tersebut dinilai relevan dengan kondisi global yang diwarnai berbagai dinamika sosial, konflik kemanusiaan, serta krisis moral," katanya.

Ia menyampaikan bahwa ‘Aisyiyah hadir tidak hanya sebagai gerakan dakwah yang menyeru, tetapi juga merangkul dan menghadirkan solusi nyata di tengah masyarakat.

“Seluruh jajaran pimpinan di tingkat wilayah hingga ranting diajak untuk terus bergandengan tangan memajukan organisasi serta mengembangkan amal usaha dengan semangat dan Ridha Allah SWT,” ujar Ketua PWA Kalteng.

Pimpinan Wilayah ‘Aisyiyah kalteng gelar puncak Milad ke-109. (ANTARA/UMPR)

Di akhir sambutan, ia berharap momentum milad ini menjadi sebuah konsolidasi, refleksi, dan akselerasi gerakan.

“Mari kita jadikan momentum Milad ke-109 ini sebagai titik tolak untuk berbuat lebih baik, lebih masif, dan lebih berdampak bagi kemanusiaan” tutupnya.

Kegiatan ini dihadiri oleh Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Provinsi Kalimantan Tengah, Aisyah Thisia Agustiar Sabran, jajaran Pimpinan Wilayah Muhammadiyah, Pimpinan Daerah Aisyiyah Se-Kalimantan Tengah, Seluruh Organisasi Otonom Muhammadiyah, Seluruh Amal Usaha Muhammadiyah dan Aisyiyah serta tokoh organisasi perempuan dan masyarakat.

Ketua Panitia, Dr. Nurul Hikmah Kartini, menambahkan bahwa kegiatan ini menjadi momentum refleksi sekaligus penguatan peran perempuan dalam dakwah kemanusiaan dan pemberdayaan umat.

Aisyah Thisia Agustiar Sabran menyampaikan apresiasi dan ucapan selamat ulang tahun kepada seluruh keluarga besar ‘Aisyiyah di Bumi Tambun Bungai.

“Semoga ‘Aisyiyah tetap menjadi organisasi perempuan yang istimewa, membawa rahmat, dan menjadi lentera bagi peradaban yang lebih baik,” tuturnya.

Ia menilai tema Milad tahun ini sangat relevan dengan tantangan zaman. Dakwah kemanusiaan, menurutnya, merupakan jalan pencerah yang menegaskan bahwa Islam adalah rahmat bagi seluruh alam tanpa sekat.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa perdamaian dunia berawal dari lingkungan terkecil, yaitu keluarga. Perempuan memiliki peran strategis sebagai ibu yang tidak hanya mendidik, tetapi juga membentuk karakter generasi.

“Ibu yang sejahtera jiwanya, cerdas, dan kokoh imannya akan melahirkan generasi yang cinta damai,” katanya.

Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat menjadikan Milad ke-109 ini sebagai momentum untuk menolak kekerasan, radikalisme, dan ujaran kebencian, serta membangun Kalimantan Tengah yang rukun, guyub, dan damai melalui dakwah yang menyejukkan.

Selain itu, ia mendorong adanya sinergi dan kolaborasi antara organisasi masyarakat dan pemerintah daerah dalam mendukung program prioritas, salah satunya Program Kartu Huma Betang Sejahtera sebagai wujud komitmen pembangunan yang sejalan dengan Asta Cita Presiden RI.

Pidato iftitah Milad disampaikan oleh Koordinator Divisi Pembinaan Muballighat Majelis Tabligh dan Ketarjihan Pimpinan Pusat ‘Aisyiyah, Nur Hidayani. Ia menekankan pentingnya peningkatan kualitas keimanan, memperbanyak kebaikan, serta menjaga kemurnian ajaran Islam dari praktik takhayul, bid’ah, dan khurafat.

Dalam arahannya, ia juga menyoroti pentingnya literasi digital bagi para ibu agar mampu mendampingi anak secara bijak.

“Pendekatan kasih sayang menjadi kunci utama dalam mendidik maupun berdakwah kepada anak, dengan prinsip asah, asih, dan asuh,” ujarnya.

Rangkaian acara Milad juga diisi dengan launching Sekolah Wirausaha dan pengumuman lomba dai cilik sebagai bagian dari upaya pemberdayaan ekonomi dan pembinaan generasi muda berbasis nilai-nilai keislaman.

Memasuki usia ke-109 tahun, ‘Aisyiyah terus menunjukkan eksistensinya sebagai gerakan perempuan Islam berkemajuan yang konsisten menebarkan kemanfaatan bagi masyarakat luas.



Pewarta :
Uploader: Admin 1
COPYRIGHT © ANTARA 2026