Pedagang di Palangka Raya mulai marak jajakan percel
Kamis, 23 Mei 2019 13:05 WIB
Penjualan parcel di salah satu toko di Palangka Raya. (Foto Antara Kalteng/Rendhik Andika)
Palangka Raya (ANTARA) - Para pedagang yang ada di Kota Palangka Raya, Provinsi Kalimantan Tengah mulai marak menjajakan parsel Lebaran 2019 dengan berbagai varian isi dan ukuran.
"Saat ini kami mulai menjual parsel. Meski belum terlalu banyak pembeli, beberapa orang sudah ada yang memesan secara khusus," kata Rita, penjaga toko modern di Palangka Raya, Rabu.
Parsel yang dijual di toko di Tjilik Riwut itu seperti terdiri dari beberapa varian isi, yang umumnya berupa bahan pangan untuk kebutuhan Lebaran seperti sirup, kue kering dan aneka makanan ringan, serta diselingi peralatan makan.
Ia menambahkan secara khusus kita juga menyediakan paket parsel berupa peralatan saji seperti gelas, cangkir, teko toples. Selain itu pihaknya juga menyediakan paket campuran yang berupa aneka makanan ringan dan alat sajinya.
Berdasarkan pantauan, harga yang ditawarkan setiap paket parsel di masing-masing toko memiliki harga bervariasi mulai dari harga terendah Rp150 ribu hingga harga Rp2 juta lebih.
Harga parsel tersebut bervariasi, tergantung dari banyaknya isi paket dan produk yang dikemas. Jika hanya makanan ringan pasti harganya lebih murah, namun jika isinya peralatan saji akan lebih mahal.
Marlina, penjaga toko di Jalan A Yani Palangka Raya mengatakan bahwa saat ini pihaknya setidaknya telah menyiapkan puluhan paket parsel dengan berbagai ukuran dengan isi paket yang bervariasi.
"Kami sengaja menjual parsel dengan isi dan harga yang berbeda-beda sehingga nantinya pelanggan bisa membeli sesuai keperluan dan dana yang dimiliki. Selain itu, jika pelanggan ingin memesan parsel dengan isi yang ditentukan sendiri kami juga melayani," kata wanita berkacamata itu
Dia pun memperkirakan bahwa permintaan parsel akan mencapai puncaknya antara H-7 hingga H-3 menjelang Idul Fitri 1440 Hijriah.
"Biasanya permintaan pelanggan akan mencapai puncaknya saat mendekati Lebaran. Menurut mereka ini dilakukan untuk memastikan bahwa parsel dalam keadaan baik saat diberikan," kata wanita yang akrab disapa Lina itu.'
Sementara terkait parsel ini pihak BPOM meminta masyarakat jeli dan teliti sebelum membeli agar isi sesuai.
"Masyarakat agar teliti sebelum membeli parsel. Jangan sampai produk pangan di dalam parsel kedaluwarsa atau terdapat cacat pada produk dalam parsel," kata Kepala BPOM yang bertempat di Palangka Raya Trikoranti.
"Saat ini kami mulai menjual parsel. Meski belum terlalu banyak pembeli, beberapa orang sudah ada yang memesan secara khusus," kata Rita, penjaga toko modern di Palangka Raya, Rabu.
Parsel yang dijual di toko di Tjilik Riwut itu seperti terdiri dari beberapa varian isi, yang umumnya berupa bahan pangan untuk kebutuhan Lebaran seperti sirup, kue kering dan aneka makanan ringan, serta diselingi peralatan makan.
Ia menambahkan secara khusus kita juga menyediakan paket parsel berupa peralatan saji seperti gelas, cangkir, teko toples. Selain itu pihaknya juga menyediakan paket campuran yang berupa aneka makanan ringan dan alat sajinya.
Berdasarkan pantauan, harga yang ditawarkan setiap paket parsel di masing-masing toko memiliki harga bervariasi mulai dari harga terendah Rp150 ribu hingga harga Rp2 juta lebih.
Harga parsel tersebut bervariasi, tergantung dari banyaknya isi paket dan produk yang dikemas. Jika hanya makanan ringan pasti harganya lebih murah, namun jika isinya peralatan saji akan lebih mahal.
Marlina, penjaga toko di Jalan A Yani Palangka Raya mengatakan bahwa saat ini pihaknya setidaknya telah menyiapkan puluhan paket parsel dengan berbagai ukuran dengan isi paket yang bervariasi.
"Kami sengaja menjual parsel dengan isi dan harga yang berbeda-beda sehingga nantinya pelanggan bisa membeli sesuai keperluan dan dana yang dimiliki. Selain itu, jika pelanggan ingin memesan parsel dengan isi yang ditentukan sendiri kami juga melayani," kata wanita berkacamata itu
Dia pun memperkirakan bahwa permintaan parsel akan mencapai puncaknya antara H-7 hingga H-3 menjelang Idul Fitri 1440 Hijriah.
"Biasanya permintaan pelanggan akan mencapai puncaknya saat mendekati Lebaran. Menurut mereka ini dilakukan untuk memastikan bahwa parsel dalam keadaan baik saat diberikan," kata wanita yang akrab disapa Lina itu.'
Sementara terkait parsel ini pihak BPOM meminta masyarakat jeli dan teliti sebelum membeli agar isi sesuai.
"Masyarakat agar teliti sebelum membeli parsel. Jangan sampai produk pangan di dalam parsel kedaluwarsa atau terdapat cacat pada produk dalam parsel," kata Kepala BPOM yang bertempat di Palangka Raya Trikoranti.
Pewarta : Rendhik Andika
Editor : Ronny
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Legislator Barut: Rakornas Kesbangpol untuk perkuat sinergi program nasional di daerah
14 February 2026 21:08 WIB
UMPR siapkan Kampus Kedokteran dan Kedokteran Gigi Bertaraf Nasional di Pangkalan Bun
14 February 2026 11:44 WIB
Terpopuler - Kota Palangkaraya
Lihat Juga
DPRD minta Pemkot Palangka Raya gencarkan sosialisasi aturan usaha selama Ramadhan
12 February 2026 12:21 WIB
Panti Asuhan Barokah Palangka Raya terus tingkatkan kesejahteraan dan pendidikan anak asuh
11 February 2026 23:28 WIB