Google sambungkan Translate dan Maps guna permudah perjalanan
Kamis, 14 November 2019 11:06 WIB
Ilustrasi aplikasi Google Maps yang dapat langsung terhubung dengan Translate tanpa harus keluar-masuk dua aplikasi berbeda. (Google)
Jakarta (ANTARA) - Google, pada November, mulai menyambungkan dua aplikasi yang berbeda, Maps dan Translate, guna membantu orang-orang yang sedang bepergian ke sebuah tempat tapi tidak memahami bahasa lokal.
"Ketika Anda sedang berada di luar negeri, yang tidak Anda kuasai bahasanya, bepergian bisa menjadi sulit, terutama ketika harus berbicara dengan orang lain," kata Manajer Produk Google Maps, Laszio de Brissac, dalam keterangan yang diunggah di blog resmi Google, dikutip Kamis.
Google menyambungkan aplikasi penerjemah Translate ke navigasi Maps agar pengguna lebih mudah meminta bantuan pencarian alamat.
Baca juga: Pemkot laporkan Google terkait konten pornografi
Google menempatkan ikon pengeras suara, speaker, di samping nama gedung dalam direktori pencarian Google Maps. Penempatan itu bertujuan pengguna bisa mendengar nama lokasi tersebut dalam bahasa setempat.
Misalnya ketika sedang berada di Jepang dan memberikan alamat tujuan ke sopir taksi, ketuk ikon speaker di samping nama lokasi maka Google Maps akan mengucapkan nama tempat tersebut dalam bahasa Jepang.
Setelah itu, pengguna mungkin ingin mengucapkan "terima kasih" dalam bahasa Jepang kepada sang sopir. Dia cukup mengetuk tulisan get more translation dan secara otomatis aplikasi Google Translation akan terbuka. Dengan demikian, pengguna tidak perlu lagi keluar-masuk aplikasi.
Baca juga: Google dituduh salah gunakan data lokasi
"Teknologi teks ke suara secara otomatis mendeteksi bahasa apa yang digunakan di ponsel Anda untuk menentukan tempat mana yang mungkin perlu diterjemahkan," kata de Brissac.
Fitur tersebut telah tersedia untuk aplikasi di Android maupun iOS untuk 50 bahasa.
Baca juga: Lindungi privasi, Google tawarkan mode penyamaran untuk Maps
Baca juga: Meluncurnya 'Google Play Pass' jadi pesaing Apple Arcade
"Ketika Anda sedang berada di luar negeri, yang tidak Anda kuasai bahasanya, bepergian bisa menjadi sulit, terutama ketika harus berbicara dengan orang lain," kata Manajer Produk Google Maps, Laszio de Brissac, dalam keterangan yang diunggah di blog resmi Google, dikutip Kamis.
Google menyambungkan aplikasi penerjemah Translate ke navigasi Maps agar pengguna lebih mudah meminta bantuan pencarian alamat.
Baca juga: Pemkot laporkan Google terkait konten pornografi
Google menempatkan ikon pengeras suara, speaker, di samping nama gedung dalam direktori pencarian Google Maps. Penempatan itu bertujuan pengguna bisa mendengar nama lokasi tersebut dalam bahasa setempat.
Misalnya ketika sedang berada di Jepang dan memberikan alamat tujuan ke sopir taksi, ketuk ikon speaker di samping nama lokasi maka Google Maps akan mengucapkan nama tempat tersebut dalam bahasa Jepang.
Setelah itu, pengguna mungkin ingin mengucapkan "terima kasih" dalam bahasa Jepang kepada sang sopir. Dia cukup mengetuk tulisan get more translation dan secara otomatis aplikasi Google Translation akan terbuka. Dengan demikian, pengguna tidak perlu lagi keluar-masuk aplikasi.
Baca juga: Google dituduh salah gunakan data lokasi
"Teknologi teks ke suara secara otomatis mendeteksi bahasa apa yang digunakan di ponsel Anda untuk menentukan tempat mana yang mungkin perlu diterjemahkan," kata de Brissac.
Fitur tersebut telah tersedia untuk aplikasi di Android maupun iOS untuk 50 bahasa.
Baca juga: Lindungi privasi, Google tawarkan mode penyamaran untuk Maps
Baca juga: Meluncurnya 'Google Play Pass' jadi pesaing Apple Arcade
Pewarta : Natisha Andarningtyas
Editor : Admin Kalteng
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Dugaan pelanggaran paten, Strava minta Garmin hentikan penjualan produk dengan fitur Heat Maps
05 October 2025 18:24 WIB
Sekretaris Ditjenim: Waspada penipuan nomor kontak palsu di laman Google Maps Kanim
13 August 2024 13:45 WIB, 2024
Google Maps hadirkan pengaturan khusus untuk pengendara mobil listrik
20 August 2023 15:11 WIB, 2023
Google secara otomatis hapus info lokasi menyusul larangan aborsi di AS
03 July 2022 13:11 WIB, 2022