Yulhaidir ingin kenalkan ikan Pipih dengan nama Balida
Minggu, 1 Maret 2020 18:56 WIB
Bupati Seruyan Yulhaidir saat menunjukkan ikan pipih atau balida dalam akuarium di Kuala Pembuang, beberapa waktu lalu. ANTARA/Radianor
Kuala Pembuang (ANTARA) - Bupati Seruyan Kalimantan Tengah Yulhaidir menginginkan ikan Pipih yang merupakan ikan yang banyak ditemukan di daerah setempat bisa dikenalkan dengan sebutan ikan Balida.
“Karena dibandingkan dengan nama ikan pipih. Ikan ini lebih populer di sebut ikan balida,” kata Yulhaidir di Kuala Pembuang.
Yulhaidir mengatakan, dirinya hanya mengusulkan, jika memang seluruh masyarakat menyetujuinya karena nama balida sudah dikenal di seluruh Indonesia. Sebutan nama ikan pipih hanya diketahui oleh orang-orang lokal di daerah saja.
“Supaya nama Seruyan ini melambung di tingkat nasional. Kita harus menyesuaikan sebutan itu. Agar publik mengetahui bahwa Seruyan banyak ikan pipih atau balida tersebut,“ kata Yulhaidir.
Dia menyadari selama ini dengan sebutan ikan pipih, saat mengenalkan dengan ke daerah lain cukup sulit karena orang lebih tahu sebutan ikan balida. Dia berpendapat jika diganti sebutan menjadi balida maka akan lebih mudah mengenalkannya ke daerah-daerah lain.
Lebih lanjut Yulhaidir mengatakan, saat ini Pemkab Seruyan melalui Dinas Perikanan telah berhasil membudidayakan ikan balida yang terbilang sangat sulit untuk dibudidayakan. Walaupun beberapa kali pernah gagal namun akhirnya berhasil.
“Bahkan yang saya dengar, kita pemerintah daerah yang satu-satunya berhasil membudidayakan ikan tersebut. Saat ini juga kita punya tempat pengembangbiakannya yang berada langsung di sungai Seruyan langsung,” ungkapnya.
Yulhaidir berharap dengan berhasilnya membudidayakan ikan pipih ini serta bisa berkembang biak hingga nanti mencapai ribuan bahkan jutaan ekor maka bisa dipatenkan nanti. Dia berharap budidaya ini sukses dan bisa berhasil sesuai dengan yang diharapkan.
“Saya yakin apabila ini berhasil maka akan memberikan efek yang positif untuk Seruyan, bahkan bisa kita buat ikon ikan balida sebagai khas kabupaten yang berjuluk Bumi Gawi Hantantiring ini. Dengan begitu orang yang datang di Seruyan bisa mengenal dengan adanya ikon tersebut, “demikian Yulhaidir.
“Karena dibandingkan dengan nama ikan pipih. Ikan ini lebih populer di sebut ikan balida,” kata Yulhaidir di Kuala Pembuang.
Yulhaidir mengatakan, dirinya hanya mengusulkan, jika memang seluruh masyarakat menyetujuinya karena nama balida sudah dikenal di seluruh Indonesia. Sebutan nama ikan pipih hanya diketahui oleh orang-orang lokal di daerah saja.
“Supaya nama Seruyan ini melambung di tingkat nasional. Kita harus menyesuaikan sebutan itu. Agar publik mengetahui bahwa Seruyan banyak ikan pipih atau balida tersebut,“ kata Yulhaidir.
Dia menyadari selama ini dengan sebutan ikan pipih, saat mengenalkan dengan ke daerah lain cukup sulit karena orang lebih tahu sebutan ikan balida. Dia berpendapat jika diganti sebutan menjadi balida maka akan lebih mudah mengenalkannya ke daerah-daerah lain.
Lebih lanjut Yulhaidir mengatakan, saat ini Pemkab Seruyan melalui Dinas Perikanan telah berhasil membudidayakan ikan balida yang terbilang sangat sulit untuk dibudidayakan. Walaupun beberapa kali pernah gagal namun akhirnya berhasil.
“Bahkan yang saya dengar, kita pemerintah daerah yang satu-satunya berhasil membudidayakan ikan tersebut. Saat ini juga kita punya tempat pengembangbiakannya yang berada langsung di sungai Seruyan langsung,” ungkapnya.
Yulhaidir berharap dengan berhasilnya membudidayakan ikan pipih ini serta bisa berkembang biak hingga nanti mencapai ribuan bahkan jutaan ekor maka bisa dipatenkan nanti. Dia berharap budidaya ini sukses dan bisa berhasil sesuai dengan yang diharapkan.
“Saya yakin apabila ini berhasil maka akan memberikan efek yang positif untuk Seruyan, bahkan bisa kita buat ikon ikan balida sebagai khas kabupaten yang berjuluk Bumi Gawi Hantantiring ini. Dengan begitu orang yang datang di Seruyan bisa mengenal dengan adanya ikon tersebut, “demikian Yulhaidir.
Pewarta : Radianor
Editor : Admin 2
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Bupati Bartim ingin kolam renang Patianom dikelola secara efektif dan berkesinambungan
05 February 2026 17:22 WIB
Gubernur ingin bantuan sekolah gratis benar-benar menjangkau pedalaman Kalteng
19 January 2026 15:45 WIB
Terpopuler - Seruyan
Lihat Juga
Komitmen membangun daerah, PT Indotruba Tengah serahkan bantuan melalui program CSR
08 April 2026 16:05 WIB
OJK-Pemkab Seruyan tingkatkan pemahaman pelaku UMKM tentang keuangan syariah
19 September 2025 7:32 WIB
Kapolres Seruyan cari akar permasalahan pencurian sawit di perusahaan
30 January 2025 16:54 WIB, 2025
Kembali gelar reses, DPRD Seruyan serap aspirasi pembangunan di Sungai Perlu
23 January 2025 13:39 WIB, 2025