Tetap gunakan tabir surya meski #dirumahaja, ini alasannya
Selasa, 31 Maret 2020 14:28 WIB
ilustrasi tabir surya (shuterstock)
Jakarta (ANTARA) - Sebagian besar orang beranggapan tidak perlu menggunakan tabir surya bila tidak sedang berkegiatan di luar rumah. Apalagi pada krisis virus corona ini, setiap orang diminta hanya untuk berada di dalam rumah saja.
Padahal tabir surya tetap harus dikenakan meskipun Anda sedang melakukan isolasi mandiri di dalam rumah. Berikut penjelasan dari para ahli dermatologi.
"Ini adalah miskonsepsi umum, bahwa Anda tidak perlu mengenakan tabir surya saat berada di dalam ruagan," ujar ahli dermatologi Joyce Park kepada Allure.
Park menjelaskan bahwa kaca jendela pada umumnya dapat menahan sinar UVB, namun tidak dengan sinar UVA yanng dapat menembus lebih jauh daripada sinar UVB.
Baca juga: Mana yang lebih baik, tabir surya atau pakaian pelindung matahari?
"UVA berkontribusi pada penuaan dini di kulit seperti bercak hitam dan keriput. Selain itu, UVA juga dapat meningkatkan potensi kanker kulit," jelas Park.
Oleh sebab itu Park merekomendasikan tabir surya yang dilengkapi dengan SPF meskipun Anda sedang berada di dalam ruangan, apalagi bila Anda lebih sering duduk di samping jendela dengan ruangan yang dipenuhi sinar matahari.
Hal serupa juga dinyatakan oleh ahli dermatologi dari Mount Sinai Hospital di Kota New York, Amerika Serikat, Joshua Zeichner.
Baca juga: Beberapa mitos tentang tabir surya
"Tabir surya tetap diperlukan meskipun Anda berada di dalam ruangan. Bila Anda duduk di dekat jendela, sebenarnya Anda sama seperti berada di luar ruangan, terpapar sinar UVA yang menjadi penyebab utama penuaan dini dan kanker kulit," kata Zeichner.
Dalam penggunaannya, tabir surya tetap harus dikenakan setiap dua atau tiga jam sekali. Lantas bagaimana bila produk tata rias seperti alas bedak yang Anda gunakan sudah mengandung SPF?
Menurut Hadley King, salah seorang ahli dermatologi di kota New York, bila produk tata rias yang dikenakan sudah mengandung SPF berspektrum 30 (SPF30), maka itu sudah cukup.
"Namun jangan lupa oleskan tabir surya di area terpapar sinar matahari lainnya seperti leher ataupun tangan, karena bahaya dari sinar ultra violet," ujar King.
Baca juga: Pentingnya tabir surya dan payung saat hadapi suhu panas
Baca juga: Perlukah gunakan 'sunscreen' meski seharian dalam ruangan?
Baca juga: Tabir surya SPF tinggi atau sedang untuk mencegah kanker kulit ?
Padahal tabir surya tetap harus dikenakan meskipun Anda sedang melakukan isolasi mandiri di dalam rumah. Berikut penjelasan dari para ahli dermatologi.
"Ini adalah miskonsepsi umum, bahwa Anda tidak perlu mengenakan tabir surya saat berada di dalam ruagan," ujar ahli dermatologi Joyce Park kepada Allure.
Park menjelaskan bahwa kaca jendela pada umumnya dapat menahan sinar UVB, namun tidak dengan sinar UVA yanng dapat menembus lebih jauh daripada sinar UVB.
Baca juga: Mana yang lebih baik, tabir surya atau pakaian pelindung matahari?
"UVA berkontribusi pada penuaan dini di kulit seperti bercak hitam dan keriput. Selain itu, UVA juga dapat meningkatkan potensi kanker kulit," jelas Park.
Oleh sebab itu Park merekomendasikan tabir surya yang dilengkapi dengan SPF meskipun Anda sedang berada di dalam ruangan, apalagi bila Anda lebih sering duduk di samping jendela dengan ruangan yang dipenuhi sinar matahari.
Hal serupa juga dinyatakan oleh ahli dermatologi dari Mount Sinai Hospital di Kota New York, Amerika Serikat, Joshua Zeichner.
Baca juga: Beberapa mitos tentang tabir surya
"Tabir surya tetap diperlukan meskipun Anda berada di dalam ruangan. Bila Anda duduk di dekat jendela, sebenarnya Anda sama seperti berada di luar ruangan, terpapar sinar UVA yang menjadi penyebab utama penuaan dini dan kanker kulit," kata Zeichner.
Dalam penggunaannya, tabir surya tetap harus dikenakan setiap dua atau tiga jam sekali. Lantas bagaimana bila produk tata rias seperti alas bedak yang Anda gunakan sudah mengandung SPF?
Menurut Hadley King, salah seorang ahli dermatologi di kota New York, bila produk tata rias yang dikenakan sudah mengandung SPF berspektrum 30 (SPF30), maka itu sudah cukup.
"Namun jangan lupa oleskan tabir surya di area terpapar sinar matahari lainnya seperti leher ataupun tangan, karena bahaya dari sinar ultra violet," ujar King.
Baca juga: Pentingnya tabir surya dan payung saat hadapi suhu panas
Baca juga: Perlukah gunakan 'sunscreen' meski seharian dalam ruangan?
Baca juga: Tabir surya SPF tinggi atau sedang untuk mencegah kanker kulit ?
Pewarta : Maria Rosari Dwi Putri
Editor : Admin Kalteng
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Fazzio Youth Festival Banjarmasin hiburan kekinian dekat dengan dunia pelajar
23 December 2025 12:02 WIB
Sel surya perovskit berefisiensi tinggi, dikembangkan oleh peneliti China
14 November 2025 13:52 WIB
BCUP SMA Frater Don Bosco berlangsung sukses, STSJ Yamaha konsisten beri dukungan
17 October 2025 9:27 WIB
STSJ Yamaha berbagi hadiah menarik kepada konsumen peringati Hari Pelanggan Nasional
19 September 2025 7:21 WIB
'Fomo Fazzio Hybrid Movement Gaya Gue' gebrakan seru untuk anak muda Banjarmasin
28 July 2025 16:28 WIB