Diambil sumpah dan janji, PNS Sukamara diminta bekerja secara optimal
Senin, 20 April 2020 17:26 WIB
Bupati Sukamara Windu Subagio memimpin pengambilan sumpah dan janji CPNS di halaman kantornya, Senin, (20/4/2020). (ANTARA/Donefrid Lalang)
Sukamara (ANTARA) - Bupati Sukamara, Kalimantan Tengah Windu Subagio mengatakan, pengambilan sumpah atau janji 237 CPNS sebagai PNS, merupakan momen yang membawa semangat kebersamaan, guna mewujudkan masyarakat yang sejahtera dan berkeadilan.
“Jadi kami harapkan para PNS ini betul-betul menyadari bahwa tanggung jawabnya besar, sekaligus merupakan suatu pekerjaan yang mulia,” katanya di Sukamara, Senin.
Menurutnya, setelah pengambilan sumpah janji sebagai PNS di lingkungan pemkab, pada hakikatnya merupakan kesanggupan mengabdi terhadap negara dan juga Allah SWT, untuk menjalankan tugas dan fungsinya sebagai aparatur pemerintah.
Dirinya berpesan kepada abdi negara tersebut, benar-benar menghayati isi sumpah dan janji dalam setiap tugasnya sebagai PNS. Harus mampu menunjukan komitmen dan tanggung jawab moral terhadap konsekuensi dari pengangkatan menjadi PNS di Sukamara.
Sumpah dan janji PNS, sekaligus menjadi rambu-rambu terhadap tindakan sebagai aparat pemerintah dalam melaksanakan tugas. Terlepas dari hal tersebut, perlu diingatkan juga, bahwa di luar sana banyak sekali masyarakat yang bercita-cita menjadi PNS, namun tidak semua orang memperolehnya.
“Karena itu, wujudkanlah rasa syukur atas amanah ini, dalam bentuk semangat dan kinerja melaksanakan tugas maupun tanggung jawab yang diberikan. Selain itu, harus sejalan dengan tuntutan publik akan kinerja aparatur pemerintah yang lebih profesional,” ungkapnya.
Hal tersebut menjadi tantangan tersendiri bagi setiap PNS, untuk meningkatkan kualitas dan kapasitasnya. Juga sebagai bentuk upaya pemerintah dalam menggeser paradigma masyarakat, terhadap birokrasi dan layanan publik pemerintah yang selama ini dirasa kurang maksimal.
“Untuk itu, saya berpesan agar ikut membangun dan menjaga citra positif PNS dengan bekerja sebaik-baiknya. Terpenting, harus mampu menunjukkan figur PNS yang berkualitas dan professional,” harapnya.
Perlu diperhatikan juga, agar semua pihak tetap waspada dan bersyukur, sebab pandemi COVID-19 yang melanda dunia termasuk Indonesia, hingga kini belum terjadi di Sukamara sehingga wilayah setempat masih masuk dalam kategori zona hijau.
“Jangan sampai lengah, mari kita jaga bersama. Kepada PNS yang diambil sumpah dan janjinya hari ini, diharapkan menjadi aparatur yang menjadi contoh dalam hidup bersih dan sehat. Sampaikan informasi yang benar kepada masyarakat, sehingga tidak menimbulkan kepanikan,” jelas Windu.
“Jadi kami harapkan para PNS ini betul-betul menyadari bahwa tanggung jawabnya besar, sekaligus merupakan suatu pekerjaan yang mulia,” katanya di Sukamara, Senin.
Menurutnya, setelah pengambilan sumpah janji sebagai PNS di lingkungan pemkab, pada hakikatnya merupakan kesanggupan mengabdi terhadap negara dan juga Allah SWT, untuk menjalankan tugas dan fungsinya sebagai aparatur pemerintah.
Dirinya berpesan kepada abdi negara tersebut, benar-benar menghayati isi sumpah dan janji dalam setiap tugasnya sebagai PNS. Harus mampu menunjukan komitmen dan tanggung jawab moral terhadap konsekuensi dari pengangkatan menjadi PNS di Sukamara.
Sumpah dan janji PNS, sekaligus menjadi rambu-rambu terhadap tindakan sebagai aparat pemerintah dalam melaksanakan tugas. Terlepas dari hal tersebut, perlu diingatkan juga, bahwa di luar sana banyak sekali masyarakat yang bercita-cita menjadi PNS, namun tidak semua orang memperolehnya.
“Karena itu, wujudkanlah rasa syukur atas amanah ini, dalam bentuk semangat dan kinerja melaksanakan tugas maupun tanggung jawab yang diberikan. Selain itu, harus sejalan dengan tuntutan publik akan kinerja aparatur pemerintah yang lebih profesional,” ungkapnya.
Hal tersebut menjadi tantangan tersendiri bagi setiap PNS, untuk meningkatkan kualitas dan kapasitasnya. Juga sebagai bentuk upaya pemerintah dalam menggeser paradigma masyarakat, terhadap birokrasi dan layanan publik pemerintah yang selama ini dirasa kurang maksimal.
“Untuk itu, saya berpesan agar ikut membangun dan menjaga citra positif PNS dengan bekerja sebaik-baiknya. Terpenting, harus mampu menunjukkan figur PNS yang berkualitas dan professional,” harapnya.
Perlu diperhatikan juga, agar semua pihak tetap waspada dan bersyukur, sebab pandemi COVID-19 yang melanda dunia termasuk Indonesia, hingga kini belum terjadi di Sukamara sehingga wilayah setempat masih masuk dalam kategori zona hijau.
“Jangan sampai lengah, mari kita jaga bersama. Kepada PNS yang diambil sumpah dan janjinya hari ini, diharapkan menjadi aparatur yang menjadi contoh dalam hidup bersih dan sehat. Sampaikan informasi yang benar kepada masyarakat, sehingga tidak menimbulkan kepanikan,” jelas Windu.
Pewarta : Donefrid Lalang
Editor : Admin 4
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Bupati Sukamara hadiri syukuran laut dan resmikan bus DAMRI trayek Sukamara-Jelai
01 February 2026 10:06 WIB
TAPG perkuat pemberdayaan petani sawit lewat skema plasma satu atap di Sukamara
12 December 2025 6:41 WIB
Pemkab Sukamara dukung riset Ekspedisi Patriot perkuat basis data pembangunan
03 December 2025 7:42 WIB
Bupati Sukamara sebut BLTS Kesra bentuk komitmen pemerintah kepada masyarakat
28 November 2025 9:09 WIB
Terpopuler - Sukamara
Lihat Juga
Bupati Sukamara hadiri syukuran laut dan resmikan bus DAMRI trayek Sukamara-Jelai
01 February 2026 10:06 WIB
Pemkab Sukamara dukung riset Ekspedisi Patriot perkuat basis data pembangunan
03 December 2025 7:42 WIB