Ini langkah awal untuk kontrol asupan garam harian
Selasa, 16 Juni 2020 15:56 WIB
Ilustrasi (Antara/Pixabay)
Jakarta (ANTARA) - Ada beragam cara yang bisa Anda lakukan untuk mengontrol asupan garam harian agar tidak berlebihan, salah satunya mengurangi asupan saos, kecap atau sambal saat makan.
"Bisa mengurangi konsumsi produk olahan, menambahkan rempah-rempah (dalam masakan), bawang putih (untuk beberapa jenis masakan), jamur-jamuran, mengonsumsi makanan segar seperti buah dan sayur atau memilih produk rendah garam," ujar Certified Nutrition and Wellness Consultant Nutrifood, Moch. Aldis Ruslialdi dalam "NutriClass" via daring, Selasa.
Rempah-rempah bisa membantu menambah cita rasa tanpa harus menambahkan banyak garam, sementara jamur memiliki MSG alami sehingga bisa menjadi pilihan Anda menambahkan rasa gurih ke dalam makanan.
Baca juga: Cara batasi konsumsi gula, garam dan lemak selama isolasi diri
Aldis mengatakan, batas maksimal asupan garam per hari setiap orang yakni lima gram atau satu sendok teh. Jika berlebihan, maka berisiko menyebabkan tekanan darah terganggu dan salah satunya berujung hipertensi.
"Garam dibatasi karena berhubungan dengan tekanan darah terganggu. Garam bisa membuat darah banyak air, tekanan darah akan makin tinggi," kata dia.
Anjuran mengontrol asupan garam khususnya untuk mereka yang tinggal di kawasan Asia termasuk Indonesia juga berhubungan dengan cenderungnya orang-orang di wilayah itu mengonsumsi garam lebih dari enam gram.
Baca juga: Terlalu banyak makan garam sebabkan sistem imun melemah
Data dari British Medical Journal pada tahun 2009 memperlihatkan, orang di Asia mengonsumsi garam mencapai lebih dari 12 gram per hari. Lalu, 72-76 persen konsumsi garam ini berasal dari penambahan garam saat memasak dan makan, menurut data dari Comprehensive Reviews in Food Science and Food Safety.
Sejumlah makanan semisal nasi goreng telur setidaknya mengandung satu sendok teh garam, hidangan bento teriyaki bisa memiliki 2/3 sendok teh garam per porsinya, sosis setiap tiga potongnya bisa mengandung satu sendok teh garam, sementara bakso satu porsi umumnya memiliki satu sendok teh garam.
Makanan lainnya, misalnya hamburger bisa terkandung 1/3 sendok teh garam, chips atau keripik mengandung 1/4 sendok teh garam per genggam tangan, lalu chicken nugget setiap empat potongnya bisa memiliki 1/4 sendok teh garam.
Baca juga: Jenis diet yang bisa selamatkan jutaan nyawa
Baca juga: Klarifikasi terkait garam dimasak jadi beracun
Baca juga: Begini cara kenali garam beryodium
"Bisa mengurangi konsumsi produk olahan, menambahkan rempah-rempah (dalam masakan), bawang putih (untuk beberapa jenis masakan), jamur-jamuran, mengonsumsi makanan segar seperti buah dan sayur atau memilih produk rendah garam," ujar Certified Nutrition and Wellness Consultant Nutrifood, Moch. Aldis Ruslialdi dalam "NutriClass" via daring, Selasa.
Rempah-rempah bisa membantu menambah cita rasa tanpa harus menambahkan banyak garam, sementara jamur memiliki MSG alami sehingga bisa menjadi pilihan Anda menambahkan rasa gurih ke dalam makanan.
Baca juga: Cara batasi konsumsi gula, garam dan lemak selama isolasi diri
Aldis mengatakan, batas maksimal asupan garam per hari setiap orang yakni lima gram atau satu sendok teh. Jika berlebihan, maka berisiko menyebabkan tekanan darah terganggu dan salah satunya berujung hipertensi.
"Garam dibatasi karena berhubungan dengan tekanan darah terganggu. Garam bisa membuat darah banyak air, tekanan darah akan makin tinggi," kata dia.
Anjuran mengontrol asupan garam khususnya untuk mereka yang tinggal di kawasan Asia termasuk Indonesia juga berhubungan dengan cenderungnya orang-orang di wilayah itu mengonsumsi garam lebih dari enam gram.
Baca juga: Terlalu banyak makan garam sebabkan sistem imun melemah
Data dari British Medical Journal pada tahun 2009 memperlihatkan, orang di Asia mengonsumsi garam mencapai lebih dari 12 gram per hari. Lalu, 72-76 persen konsumsi garam ini berasal dari penambahan garam saat memasak dan makan, menurut data dari Comprehensive Reviews in Food Science and Food Safety.
Sejumlah makanan semisal nasi goreng telur setidaknya mengandung satu sendok teh garam, hidangan bento teriyaki bisa memiliki 2/3 sendok teh garam per porsinya, sosis setiap tiga potongnya bisa mengandung satu sendok teh garam, sementara bakso satu porsi umumnya memiliki satu sendok teh garam.
Makanan lainnya, misalnya hamburger bisa terkandung 1/3 sendok teh garam, chips atau keripik mengandung 1/4 sendok teh garam per genggam tangan, lalu chicken nugget setiap empat potongnya bisa memiliki 1/4 sendok teh garam.
Baca juga: Jenis diet yang bisa selamatkan jutaan nyawa
Baca juga: Klarifikasi terkait garam dimasak jadi beracun
Baca juga: Begini cara kenali garam beryodium
Pewarta : Lia Wanadriani Santosa
Editor : Admin Kalteng
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
HiLo dorong pemenuhan asupan protein guna menjaga performa fisik para atlet
11 February 2026 10:52 WIB
Ahli ungkap cara bantu otak dan usus membatasi asupan makanan dengan diet kalori
08 December 2025 13:12 WIB
Pentingnya asupan vitamin D selama hamil untuk kesehatan tulang anak
08 November 2024 11:10 WIB, 2024
Terpopuler - Kesehatan
Lihat Juga
Aktivitas fisik anak perlu ditingkatkan seiring pembatasan media sosial menurut IDAI
29 March 2026 13:01 WIB