Sampit (ANTARA) - Kabupaten Kotawaringin Timur Kalimantan Tengah mendapat banyak penghargaan dari Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) atas partisipasi kegiatan pelayanan KB sejuta akseptor dalam rangka peringatan Hari Keluarga Nasional ke-27.

"Capaian ini tentu menjadi kebanggaan bagi kita semua. Artinya meski kita sedang dihadapkan pada pandemi COVID-19 dan keterbatasan, kita masih bisa melaksanakan kinerja terbaik, khususnya dalam program KB," kata Sekretaris Daerah Halikinnor di Sampit, Kamis.

Penghargaan dari BKKBN ditandatangani Kepala BKKBN dr Hasto Wardoyo diberikan kepada Bupati Kotawaringin Timur yang diterima Sekretaris Daerah Halikinnor, serta untuk Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kabupaten Kotawaringin Timur yang diterima Kepala DP3AP2KB Hj Ellena Rosie.

Penghargaan juga diberikan kepada Kodim 1015/Sampit yang menjadi Kodim terbaik di Kalimantan Tengah dalam pelaksanaan Harganas tahun ini. Penghargaan tersebut ditandatangani Kepala BKKBN dr Hasto Wardoyo dan Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto.

Sekretaris BKKBN Provinsi Kalimantan Tengah Satyawati saat menyerahkan piagam tersebut, menyampaikan apresiasi pihaknya atas kekompakan semua pihak di Kabupaten Kotawaringin Timur dalam melaksanakan program KB dan pengendalian penduduk.

Dia berterima kasih atas dukungan pemerintah kabupaten dan mitra kerja seperti Kodim, IDI, TP PKK dan lainnya. Dia juga berterima kasih kepada seluruh petugas lapangan yang selama ini telah bekerja keras.

Kekompakan segenap elemen di Kotawaringin Timur patut menjadi contoh bagi daerah lain dalam pelaksanaan, khususnya dalam program KB dan pengendalian penduduk. Target yang ingin dicapai tidak lagi sekadar menekan jumlah kelahiran, tetapi mengatur kelahiran agar bisa mewujudkan keluarga berkualitas dengan sumber daya manusia yang lebih baik.

Baca juga: DPRD Kotim apresiasi kinerja pemberantasan narkoba di tengah keterbatasan

"Gerakan Sejuta Akseptor kemarin realisasinya mencapai 1,4 juta akseptor dan masuk Rekor MURI. Kabupaten Kotawaringin Timur berkontribusi luar biasa karena dari target 1.000 lebih akseptor, pencapaiannya malah lebih dari 3.000 akseptor. Ini sangat luar biasa," kata Satyawati.

Kepala DP3AP2KB Kotawaringin Timur Hj Ellena Rosie mengatakan, meski dihadapkan pada berbagai keterbatasan, pihaknya tetap berupaya maksimal melaksanakan program demi melayani masyarakat.

"Dari target 1.000 lebih, realisasi kita mencapai 3.410 akseptor atau 245 persen. Kami berterima kasih kepada Pak Bupati dan BKKBN Provinsi Kalimantan Tengah yang terus mendukung sehingga kami bisa menjalankan tugas dengan baik," kata Ellena Rosie.

Pihaknya juga terus berupaya meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. Balai pelayanan juga dibangun secara bertahap dan diharapkan bisa tuntas menjangkau 17 kecamatan yang ada di kabupaten ini dalam tiga tahun ke depan.

Baca juga: Ini hasil rapat DPRD Kotim membahas sengketa lahan kuburan

Baca juga: Sanidin tegaskan siap bertarung di Pilkada Kotim


Pewarta : Norjani
Uploader : Admin 2
Copyright © ANTARA 2024