Dipermalukan Hotspur, Solskjaer: ini adalah hari terburuk saya di MU
Senin, 5 Oktober 2020 12:45 WIB
Pelatih Manchester United Ole Gunnar Solskjaer termenung saat timnya dikalahkan Tottenham Hotspur pada pertandingan Liga Inggris di stadion Old Trafford, Manchester, Minggu (4/10/2020). MU babak belur dihajar tamunya dengan skor 1-6. ANTARA FOTO/ Pool via REUTERS/Carl Recine/pras.
Jakarta (ANTARA) - Pelatih Manchester United Ole Gunnar Solskjaer mengatakan bahwa kekalahan 1-6 timnya di tangan Tottenham Hotspur dalam lanjutan Liga Premier Inggris pada Minggu adalah hari terburuknya di klub.
Hasil tersebut menyamai kekalahan terburuk United di era Liga Premier Inggris sejam mereka dibantai dengan skor yang sama oleh rival sekota Manchester City pada 2011.
"Perasaan yang mengerikan, hari terburuk yang saya alami sebagai pelatih dan pemain Manchester United," kata pelatih asal Norwegia itu setelah timnya dihancurkan oleh skuat Spurs asuhan Jose Mourinho.
"Saya telah menjadi bagian dari kekalahan besar sebelumnya dan kami akan bangkit kembali sehingga kami harus membiarkan para pemain pergi menjalani tugas internasional mereka, menemukan performa mereka sendiri dan yang lainnya yang akan bertahan di sini, kami bakal membantu mereka," tambah Solskjaer yang dikutip Reuters pada Senin (5/10).
"Setelah hasil seperti ini, Anda perlu menjernihkan kepala dan pikiran serta melihat ke depan."
Kekalahan itu terjadi menjelang ditutupnya bursa transfer pada Senin (waktu Inggris) dan diperkirakan akan menimbulkan lebih banyak kritik atas kegagalan United untuk memperkuat skuat Solskjaer secara signifikan selama bursa transfer musim panas.
Namun, Solskjaer tidak akan menggunakan situasi itu untuk sebagai alasan dan melindungi dirinya dari kritik.
"Apakah akan merubah bentuknya, mentalitasnya, saya tidak tahu, tetapi kami akan berbeda. Kami tidak bisa menerima performa seperti ini. Saya bersalah, saya yang bertanggung jawab untuk ini," ujar pelatih berusia 47 tahun tersebut.
Pertahanan United terlihat amburadul saat mereka tertinggal 1-4 pada babak pertama.
"Kadang-kadang Anda membuat kesalahan, itu bagian dari hidup dan kami membuat terlalu banyak kesalahan dalam satu pertandingan sepak bola dan itu terlihat dari hasil melawan tim sepak bola yang sangat bagus."
"Mereka adalah tim yang penuh kualitas dan kami dihukum hampir setiap kali kami melakukan kesalahan," tutupnya.
Hasil tersebut menyamai kekalahan terburuk United di era Liga Premier Inggris sejam mereka dibantai dengan skor yang sama oleh rival sekota Manchester City pada 2011.
"Perasaan yang mengerikan, hari terburuk yang saya alami sebagai pelatih dan pemain Manchester United," kata pelatih asal Norwegia itu setelah timnya dihancurkan oleh skuat Spurs asuhan Jose Mourinho.
"Saya telah menjadi bagian dari kekalahan besar sebelumnya dan kami akan bangkit kembali sehingga kami harus membiarkan para pemain pergi menjalani tugas internasional mereka, menemukan performa mereka sendiri dan yang lainnya yang akan bertahan di sini, kami bakal membantu mereka," tambah Solskjaer yang dikutip Reuters pada Senin (5/10).
"Setelah hasil seperti ini, Anda perlu menjernihkan kepala dan pikiran serta melihat ke depan."
Kekalahan itu terjadi menjelang ditutupnya bursa transfer pada Senin (waktu Inggris) dan diperkirakan akan menimbulkan lebih banyak kritik atas kegagalan United untuk memperkuat skuat Solskjaer secara signifikan selama bursa transfer musim panas.
Namun, Solskjaer tidak akan menggunakan situasi itu untuk sebagai alasan dan melindungi dirinya dari kritik.
"Apakah akan merubah bentuknya, mentalitasnya, saya tidak tahu, tetapi kami akan berbeda. Kami tidak bisa menerima performa seperti ini. Saya bersalah, saya yang bertanggung jawab untuk ini," ujar pelatih berusia 47 tahun tersebut.
Pertahanan United terlihat amburadul saat mereka tertinggal 1-4 pada babak pertama.
"Kadang-kadang Anda membuat kesalahan, itu bagian dari hidup dan kami membuat terlalu banyak kesalahan dalam satu pertandingan sepak bola dan itu terlihat dari hasil melawan tim sepak bola yang sangat bagus."
"Mereka adalah tim yang penuh kualitas dan kami dihukum hampir setiap kali kami melakukan kesalahan," tutupnya.
Pewarta : Hendri Sukma Indrawan
Editor : Ronny
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Jika diminta, Solskjaer siap kembali jadi manajer Manchester United
28 September 2024 14:11 WIB, 2024
Sudah saatnya Solskjaer tinggalkan Manchester United, kata Rio Ferdinand
10 November 2021 12:37 WIB, 2021
Misi Solskjaer sucikan catatan Setan Merah hingga jadwal Liga Inggris
30 October 2021 22:48 WIB, 2021
Ronaldo dorong rekan satu timnya bangkit dan kompak dukung Solksjaer
27 October 2021 23:50 WIB, 2021
Solksjaer terancam dicopot jika MU dikalahkan Spurs, Man City dan Atalanta
27 October 2021 16:06 WIB, 2021
Solskjaer meyakini kedatangan pemain baru bisa akhiri puasa gelar Man United
14 September 2021 14:27 WIB, 2021