Korsel selidiki kecelakaan Tesla Model X
Sabtu, 26 Desember 2020 12:55 WIB
Dokumentasi - Seorang pengunjung menggunakan masker memperhatikan berbagai mobil di showroom Tesla, Shanghai, China (8/5/2020). (ANTARA/REUTERS/Yilei Sun/aa.)
Jakarta (ANTARA) - Badan Keselamatan Transportasi Korea Selatan telah meluncurkan penyelidikan awal atas penyebab kecelakaan mematikan yang melibatkan kendaraan listrik Tesla, dikutip dari Yonhap, Sabtu.
Sebuah Tesla Model X terbakar setelah menabrak dinding tempat parkir di sebuah apartemen di Seoul pada 9 Desember, menewaskan pemilik mobil yang berada di kursi penumpang, dan melukai pengemudi yang ditunjuk dan seorang karyawan sebuah apartemen.
Baca juga: Pabrik GM Korsel akan dibeli Tesla untuk pengembangan mobil listrik
Pengemudi yang ditunjuk mengatakan kepada polisi bahwa mobil itu lepas kendali karena "percepatan yang tidak disengaja."
Pekan lalu, Lembaga Pengujian dan Penelitian Mobil Korea Selatan meminta Tesla untuk menyerahkan dokumen terkait kecelakaan untuk mencari tahu penyebab kecelakaan, kata seorang pejabat Kementerian Pertanahan, Transportasi dan Infrastruktur Korea Selatan.
Lembaga, yang diawasi oleh kementerian, akan memeriksa apakah kecelakaan itu disebabkan oleh akselerasi yang tidak disengaja atau masalah baterai, dan akan memeriksa sistem kunci pintunya, kata pejabat itu.
Petugas pemadam kebakaran tidak dapat segera membuka pintu SUV untuk menyelamatkan pemilik mobil lantaran sistem kunci pintu elektroniknya tidak dapat dioperasikan karena kebakaran. Petugas pemadam kebakaran kemudian membawa pemiliknya keluar dari mobil melalui bagasi dan membawanya ke rumah sakit, di mana dia meninggal.
Jika masalah ditemukan dalam proses pendahuluan, penyelidik dapat meluncurkan penyelidikan kecelakaan itu dan kementerian dapat membuat keputusan tentang penarikan untuk memperbaiki bagian yang rusak, kata para pejabat.
Tesla belum bisa dihubungi untuk dimintai komentar.
Sebuah Tesla Model X terbakar setelah menabrak dinding tempat parkir di sebuah apartemen di Seoul pada 9 Desember, menewaskan pemilik mobil yang berada di kursi penumpang, dan melukai pengemudi yang ditunjuk dan seorang karyawan sebuah apartemen.
Baca juga: Pabrik GM Korsel akan dibeli Tesla untuk pengembangan mobil listrik
Pengemudi yang ditunjuk mengatakan kepada polisi bahwa mobil itu lepas kendali karena "percepatan yang tidak disengaja."
Pekan lalu, Lembaga Pengujian dan Penelitian Mobil Korea Selatan meminta Tesla untuk menyerahkan dokumen terkait kecelakaan untuk mencari tahu penyebab kecelakaan, kata seorang pejabat Kementerian Pertanahan, Transportasi dan Infrastruktur Korea Selatan.
Lembaga, yang diawasi oleh kementerian, akan memeriksa apakah kecelakaan itu disebabkan oleh akselerasi yang tidak disengaja atau masalah baterai, dan akan memeriksa sistem kunci pintunya, kata pejabat itu.
Petugas pemadam kebakaran tidak dapat segera membuka pintu SUV untuk menyelamatkan pemilik mobil lantaran sistem kunci pintu elektroniknya tidak dapat dioperasikan karena kebakaran. Petugas pemadam kebakaran kemudian membawa pemiliknya keluar dari mobil melalui bagasi dan membawanya ke rumah sakit, di mana dia meninggal.
Jika masalah ditemukan dalam proses pendahuluan, penyelidik dapat meluncurkan penyelidikan kecelakaan itu dan kementerian dapat membuat keputusan tentang penarikan untuk memperbaiki bagian yang rusak, kata para pejabat.
Tesla belum bisa dihubungi untuk dimintai komentar.
Pewarta : Arnidhya Nur Zhafira
Editor : Admin Kalteng
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Picu ketidakpuasan terhadap Tesla terkait tindakan kontroversial Elon Musk
28 February 2025 16:48 WIB
Terpopuler - Teknologi
Lihat Juga
Edisi terbatas, Yamaha buka order online MAX Special Livery dan TMAX TECHMAX
27 January 2026 10:47 WIB