Jakarta (ANTARA) - Lagu Natal "All I Want for Christmas is You" milik penyanyi Mariah Carey memecahkan rekor Spotify, menjadi lagu yang paling sering diputar dalam sehari selama Natal kemarin, dengan 17.223 juta kali streaming.

Seminggu sebelumnya, lagu yang dirilis pada tahun 1994 tersebut sempat memuncaki jajaran tangga lagu Billboard Hot 100.

"WOW," cuit Carey via Twitter pada Sabtu.

Baca juga: Lagu Natal Mariah Carey puncaki Billboard Hot 100, Post Malone kedua

"Aku tahu orang pikir aku panen duit (rahasia, artis cuma dapat sedikit sekali uang dari streaming) namun alasan sesungguhnya aku kagum dan bersyukur adalah melihat kesenangan lagu yang kutulis sampai kepada orang-orang," cuit Carey yang hingga berita ini ditulis sudah disukai lebih dari 18 ribu pengguna Twitter.

Diva 50 tahun itu tak lupa menyertakan sebuah cuitan dari Chart Data yang memberi informasi dari Sillboard, Soundscan, dan sumber-sumber lain.

Sang Ratu Natal Carey telah memulai bulan favoritnya dengan kolaborasi menyanyi yang meriah dengan Ariana Grande dan Jennifer Hudson dalam "Mariah Carey's Magical Christmas Special" di Apple TV +.

Baca juga: Mariah Carey kolaborasi bareng Ariana Grande untuk acara Natal

"Saya pikir hanya kerinduan yang saya miliki sebagai seorang anak, bahwa saya selalu ingin segalanya menjadi sempurna untuk liburan ... Dan itu tidak pernah terjadi," katanya baru-baru ini kepada majalah Elle. "Selalu ada orang yang merusak momen, selalu anggota keluarga yang disfungsional ini yang datang dan menggagalkan segalanya."

Sepanjang perjalanannya menuju Joyeaux Noël yang lebih menyenangkan, Mimi, sapaan akrabnya, telah banyak dijadikan meme--karena cinta dan rasa hormat, tentu saja--oleh penggemar yang tahu bahwa dia benar-benar menghasilkan uang Natal dari lagu tersebut, yang dilaporkan telah mengantongi lebih dari 2 juta dolar AS di royalti Spotify saja.

Itu mungkin menebus kekecewaannya dengan ornamen Natal Carey di luar pasar, New York Post dikutip Sabtu.

Pewarta : Ida Nurcahyani
Uploader : Admin Kalteng
Copyright © ANTARA 2024